Sampah Medis Salah Satu Rumah Sakit di Karawang Dibuang di Pinggir Jalan

KARAWANG– Sampah medis milik salah satu Rumah sakit dibuang sembarangan di pinggir jalan, Polisi Pasang Police line untuk lakukan penyelidikan.

Salah seorang pemulung Rosan (52) yang ditemu Pasundan Ekspres di Lokasi mengatakan, limbah medis tersebut sengaja dibuang menggunakan mobil sampah, pada siang hari sejak satu bulan terkahir dilokasi tersebut.

“Biasanya sampah tersebut Dibuang setiap hari Rabu dan Sabtu, menggunakan mobil sampah,” kata Rosan, Kamis (13/02).

Dia menerangkan, sampah medis yang dibuang tersebut dipilah-pilah sampah ekonomis, seperti bekas botol air mineral atau kertas diambil untuk dijual, setelah itu baru kembali diangkut ke TPA Jalupang Cikampek.

“Seminggu dua kali kembali diangkut dibuang setelah sampah ekonomis dipungut,” terangnya.

Ditambahkan Nurhadi (35) mengatakan, seminggu terakhir ada tumpukan sampah medis milik rumah sakit RS Lira Medika dibuang sembarangan, dan kemarin malam ada petugas kepolisian memasang police line.

“Saya melihat pada malam hari ada polisi pasang police line,” katanya.

Pantauan dilokasi, tumpukan sampah medis bertuliskan RS Lira Medika, dalam penanganan pihak kepolisian dan sudah terpasang polisi line.

Sementara itu, Humas RS Lira Medika Aditya mengatakan, bahwa Sampah yang ada di RS ada dua jenis yaitu sampah medis dan sampah non medis.

“Untuk sampah medis, kita bekerjasama dengan PT Wastek dan PT Abipraya. PT Wastek adalah tempat pengolahan sampah B3, sedangkan PT Abipraya adalah transporter yang mengangkut sampah medis dari RS sampai ke PT Wastek,” katanya.

Angkut sampah non medis

Sementara untuk sampah non medis, pihaknya bekerjasama dengan Yayasan Putra Karawang. Dimana yayasan putra karawang bertindak sebagai transporter sampah yang mengangkut sampah non medis dari RS ke TPA.

“Sampai minggu ini pun baik dari PT Abipraya maupun dari Yayasan Putra Karawang masih rutin mengangkut sampah medis dan non medis dari rumah sakit.

Dikarenakan ada kasus ini, maka kami akan mengevaluasi mutu dari pihak ke tiga,” katanya.

“Mengenai sampah yang ditemukan di lokasi kejadian, kami dari pihak RS sebelumnya samasekali tidak mengetahui kejadian tersebut.

Saat ini sedang diselidiki oleh pihak berwenang, dan dari pihak RS pun menunggu hasil penyelidikannya,” tukasnya. (ddy/ded)