Satlantas Sasar Milenial Sosialisasikan Road Safety

AMAN BERKENDARA: Kasat Lantas Polres Karawang AKP Bariu Bawan di sela-sela menggelar sosialisasi Millennial Road Safety Festival kepada kalangan pelajar, Kamis (17/1). AEF SAEPULLOH/PASUNDAN EKSPRES

KARAWANG-Satlantas Polres Karawang gencar sosialisasikan Millennial Road Safety Festival. Untuk sasarannya generasi millennial untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalulintas guna tercapainya zero accident.

“Kami meminta peran generasi millennial terhadap road safety untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, pelopor terwujudnya road safety dan bagian dari road safety center,” kata Kasat Lantas Polres Karawang AKP Bariu Bawan, Kamis (17/1).

Lanjut Bariu, generasi millenial untuk mendukung modernisasi di bid road safety, penegakan hukum lantas melalui ETLE dan menjadi motivator dalam implementasi road safety. Tujuan kegiatan ini untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalulintas guna tercapainya zero accident.

“Kami terus mensosialisasikan Millenial Road Safety Festival. Diantaranya Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora), sekolah-sekolah, pengendara roda dua dan roda empat, radio dan jalan-jalan utama. Ini untuk mewujudkan generasi muda yang cinta lalu lintas menuju Indonesia gemilang,” ungkapnya.

Pelaksanaan festival ini akan digelar secara serentak di 34 provinsi se-Indonesia mulai dari 2 Febuari hingga 31 Maret 2019. Untuk di wilayah hukum Polda Jawa Barat, akan dilaksanakan pada 23 Maret mendatang.

Kegiatan ini terpusat dari Korlantas Polri. Saat ini, masih pada tahap sosialisasi.
Kegiatan ini untuk menggalang generasi muda di usia yang masih produktif, agar berkendara supaya lebih tertib lagi dalam berlalulintas. Pihaknya berharapan, pengetahuan tentang lalu lintas yang diterima masyarakat khususnya kaum millenial lebih bertambah lagi.

Dengan seperti itu, masyarakat khususnya kaum millenial akan semakin tertib lagi. Kedepannya hal tersebut dapat menekan angka kecelakaan. Karena korban kecelakaan yang terjadi di Karawang mayoritas adalah usia produktif.(aef/din)

BACA JUGA:  Sanksi Hukum Bahaya Narkoba, Padukan Maulid Nabi dan Sosialisasi P4GN