Sinergi Pupuk Kujang Lawan Korona, Sering Lakukan Bantuan ke Sekitar Perusahaan dan Wilayah Jawa Barat

SALURKAN BANTUAN: Pupuk Kujang bertekat salurkan bantuan kepada masyarakat hingga wabah berakhir.

CIKAMPEK-Sudah lebih dari 8 pekan, Indonesia menghadapi pandemi wabah Covid-19. Banyak sekali segala aktivitas menjadi sangat terbatas, khususnya para pekerja yang tidak sedikit kehilangan mata pencaharian saat pandemi ini terjadi. Pandemi ini bukan saja menjadi masalah pemerintah atau segelintir masyarakat, namun pandemi adalah masalah yang harus dilawan bersama.

Pupuk Kujang menaruh perhatian sangat serius pada upaya penanggulangan Covid-19 di sekitar perusahaan dan juga wilayah Jawa Barat lainnya. Sejak awal Maret Pupuk Kujang sudah mulai menyalurkan beberapa bantuan diantaranya paket sembako, semprotan disinfektan untuk lingkungan masyarakat, ribuan masker yang dibagikan untuk masyarakat, dan Alat Pelindung Diri (APD) serta multiviamin untuk tenaga medis.

Sinergitas yang dilakukan oleh Pupuk Kujang bersama 11 mitra sinergi diantaranya Serikat Pekerja Pupuk Kujang (SP2K), Millenial Pupuk Kujang, Baitul Maal Pupuk Kujang, PKM Nahrul Hayat, Majelis Ta’lim Muslimah Nahrul Hayat, Periska Kujang, PT Sintas Kurama Perdana, PIP, MNK, Clariant & Baitulmaal Muamalat Lembaga Amil Zakat Nasional memberikan bantuan melalui program Sinergi Pupuk Kujang Lawan Corona, dengan memberikan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19 khususnya di lingkungan sekitar perusahaan. Hingga saat ini dari target 4.202 orang sudah tersalurkan sebayak 3.934 paket sembako.

Sinergi bantuan dimaksudkan untuk lebih meningkatkan nilai dan jumlah penerima bantuan masyarakat terdampak Covid-19, dengan kategori penerima bantuan masyarakat terdampak Covid-19. Antara lain, penerima jompo dhuafa, tukang ojek, ustadz, buruh, yatim dan fakir miskin.

Pemerintah daerah juga masyarakat sangat mengapresiasi kepedulian Pupuk Kujang terhadap penanganan Covid-19 di wilayah Cikampek khususnya dan wilayah Kabupaten Karawang lainnya. Manajemen berhadap bantuan ini dapat memotivasi para relawan yang bekerja maksimal memutus mata rantai penyebaran virus korona

Sebagai bentuk kontribusi Pupuk Kujang dalam upaya menekan angka penyebaran Covid-19 dan juga merupakan wujud tanggung jawab sosial Pupuk Kujang terhadap masyarakat yang berasa di sekitar perusahaan juga wilayah tanggungjawab distribusi perusahaan. Hingga saat ini, melalui program “Sinergi Pupuk Kujang Lawan Corona” terus mendistribusikan bantuan di wilayah yang menjadi tanggung jawab distribusi bisnis utama Pupuk Kujang yaitu wilayah Jawa Barat, Banten dan sebagian Jawa Tengah. Selain itu, yang paling utama yaitu memberikan edukasi dan mengajak untuk bersama-sama melakukan pencegahan virus Corona atau Covid-19 baik melalui sosialisasi saat memberikan bantuan ataupun melalui media sosial dan media massa.

Pupuk Kujang Pastikan Produksi & Distribusi Pupuk Tetap Aman

Di tengah isu wabah Corona, Ratu Pagih selaku Manager Komunikasi Perusahaan PT Pupuk Kujang memastikan bahwa stok pupuk subsidi untuk memenuhi kebutuhan musim tanam di wilayah Jawa Barat Banten dan sebagian Jawa Tengah pasca Ramadhan aman hingga dua bulan ke depan. Hal tersebut sejalan dengan arahan Menteri BUMN yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor SE-1/MBU 03/2020 tentang Kewaspadaan Terhadap Penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Dalam arahannya, Menteri BUMN Erick Thohir meminta agar PT Pupuk Indonesia (Persero) yang merupakan holding Pupuk Kujang harus menjaga ketersediaan dan penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani.

Ratu Pagih juga mengimbau para distributor, pemilik kios maupun karyawan produsen pupuk untuk tetap tenang, menjaga kondisi kesehatan dan mengikuti anjuran pencegahan penyebaran virus Covid-19 sehingga para petani juga terlindungi.

“Dalam menghadapi situasi dan kondisi saat ini, PT Pupuk Kujang secara aktif memonitor penyaluran pupuk bisa sampai ke tangan petani dengan prinsip 6 T (Tepat Tempat, Tepat Harga, Tepat Jumlah, Tepat Mutu, Tepat Jenis & Tepat Waktu,” ungkap Ratu.

Sesuai ketentuan Kementerian Pertanian, produsen pupuk diwajibkan menyimpan stok sampai untuk kebutuhan dua minggu ke depan, tapi pada praktiknya, PT Pupuk Kujang menyiapkan stok mencukupi untuk dua bulan ke depan bahkan lebih. Hal ini untuk mencegah terjadinya kelangkaan pada saat terjadi lonjakan permintaan di musim tanam ataupun kondisi wabah yang saat ini sedang terjadi.

Ratu menjelaskan, sampai saat ini, stok urea untuk Jawa Barat, Banten & sebagian Jawa tengah mencapai 116.781 ton atau 1.212% dari ketentuan . Untuk NPK stoknya mencapai 6.794 ton atau 109% dari ketentuan. Sedangkan pupuk organik stoknya mencapai 8.557 ton atau 258% dari ketentuan. Ketersediaan stok pupuk yang cukup banyak ini guna mempersiapkan musim tanam yang akan berlangsung pada bulan April – September.

Sementara itu pencapaian Realisasi penyerapan pupuk urea bersubsidi di Jawa Barat ,Banten & sebagian Jawa tengah sampai dengan 25 Mei 2020, mencapai 299.839 ton jumlah itu setara dengan 58% dibandingkan kebutuhan Dinas Pertanian sebanyak 515.664 ton.

PT Pupuk Kujang memproduksi urea dengan kapasitas 1.140.000 ton per tahun, pupuk NPK 200.000 ton per tahun ,pupuk organik 20.000 ton per tahun. Angka tersebut melebihi kebutuhan pupuk untuk di wilayah Jawa Barat, Banten dan sebagian Jawa Tengah selama satu tahun berdasarkan ketentuan.(rls/ddy/vry)