SMP Puri Artha Wajibkan Siswa Bawa Gadget ke Sekolah

APLIKASI: SMP Puri Artha mewajibkan semua siswanya membawa Gadget untuk mengikuti system pembelajaran.FAUZAN FADHLURRAHMAN/PASUNDAN EKSPRES

KARAWANG – Gadget adalah sebuah perangkat yang sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan bisa dibilang, sekali menggunakannya kita akan kecanduan. Karena hal itu lah, kita sering melarang anak-anak untuk mengenal bahkan menyentuh gadget.

Tapi, kita akan temukan hal yang berbeda di Sekolah yang satu ini. SMP Puri Artha mendidik anak-anaknya dengan cara yang berbeda. Sekolah yang terletak di Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang ini semua murid-muridnya menggunakan Gadget. Karena di sekolah ini, gadget menjadi sebuah keharusan dan tidak boleh tertinggal dirumah.

Namun, Gadget yang dipakai disini bukanlah gadget sembarangan. Gadget ini sudah di desain dengan aplikasi khusus dan memang dipergunakan untuk sistem pembelajaran. Cecep Gaos, sebagai kepala sekolah Puri Artha ingin jadikan sekolahnya menjadi yang terdepan dan pelopor untuk sekolah-sekolah yang lainnya.

“Karena ini adalah jamannya Generasi Z, teknologi juga sudah semakin maju. Kita pun harus mengikuti perkembangan zaman yang ada,” ungkap cecep, kepada Pasundan Ekspres, kemarin (23/1).

Sistem pembelajaran yang digunakan ini dinamakan dengan OSOT (One Student One Tablet) dan OTOT (One Teacher One Tablet). Jadi, cara bekerja sistem ini didukung dengan Gadget Tablet yang diberikan pada saat penerimaan siswa baru.

“Kita lihat aja, selama ini kita banyak melihat anak-anak yang senang bermain gadget, makanya kita ingin buat murid kita belajar dengan hal yang menyenangkan baginya. Namun ini semua tetap masih dalam kontrol kita sebagai orang tua,” Lanjut Cecep.

Di dalam Tablet tersebut terdapat sebuah aplikasi bernama Knox Manage yang bisa mengatur kinerja tab pada saat pembelajaran di sekolah. Knox Manage mampu mengunci beberapa aplikasi yang tidak dipakai dan hanya membuka aplikasi yang dibutuhkan saja. Siswa akan belajar dengan efektif dan tidak bisa membuka hal hal yang aneh-aneh selama di sekolah hingga jam mata pelajaran selesai.

Namun, setelah selesai sekolah, Knox Manage akan terbuka dan bisa mengakses ke semua aplikasi pada tab yang terhubung dengan handphone orang tua melalui aplikasi DreamBox.

Didalam aplikasi DreamBox, orang tua mampu mengontrol apabila anak kita membuka hal-hal yang tidak semestinya. Di dalam aplikasi tersebut, akan terlihat riwayat pencarian yang bisa diblok bahkan orang tua bisa mematikan tab anak apabila pencariannya sudah sangat meresahkan. (zan/ded)

BACA JUGA:  Program Ekstrakurikuler SDN Manasuka, Bangun Karakter Peserta Didik