Suara Buruh Pengaruhi Partisipasi Pemilih

SOSIALISASI: Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana bersama KPU Karawang memantau langsung kegiatan sosialiasi. AEF SAEPULLOH/PASUNDAN EKSPRES

KPU Gencarkan Sosilisasi di Kawasan Industri

KARAWANG– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karawang mengakui tingkat partisipasi pemilih di Karawang akan sangat terpengaruh oleh suara buruh. Berkaca pada Pileg dan Pilpres 2014 di Karawang, 30 persen pemilih golput didominasi oleh kaum buruh.

“Partisipasi pemilih pada Pileg dan Pilpres tahun 2014 itu sekitar 70 persen (dari DPT 1,5 juta). Diantaranya yang 30 persen yang tidak memilih didominasi oleh buruh,” ungkap Ketua KPU Karawang, Miftah Farid, kemarin.

Untuk itu, demi meningkatkan jumlah partisipasi buruh, pihak KPU Karawang bersama pemerintah daerah berencana akan melakukan sosilisasi secara gencar di daerah kawasan industri.
Pada pemilihan nanti, pemerintah pastinya telah menetapkan sebagai libur nasional. Akan tetapi, terkadang ada sebagian buruh yang diakuinya tidak mendapatkan libur.

Bahkan ada buruh yang mendapatkan libur, mereka lebih memilih untuk tidak mencoblos dan memilih liburan keluarga.
“Ini yang akan kita sosilisasikan. Jadi kita ingin jika perusahaan yang tidak membuat libur sebagian karyawannya. Kita akan meminta agar perusahaan mengatur waktu dengan baik, supaya si pegawainya ini tetap bisa mencoblos. Kemudian, kami juga berharap jika libur nasional nanti juga dimanfaatkan buruh untuk pergi ke TPS terlebih dahulu, sebelum mereka berlibur bersama keluarga,” kata dia.

Dalam sosilisasi peningkatan partisipasi, KPU juga meminta perusahaan untuk ikut aktif untuk mensosialisasikan kepada karyawan-karyawannya.

“Minimal perusahaan memasang spanduk atau banner yang bertuliskan untuk mengajak berpartisipasi dalam Pileg dan Pilpres nanfi di pintu masuk atau front office,” terangnya.(aef/din)