Temukan Ribuan Pemilih Ganda

Satu Desa Capai 2.758 Pemilih, KPU Klaim sudah Dihapus

KARAWANG-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karawang masih menemukan adanya 15.058 data pemilih ganda. Atas alasan tersebut, Bawaslu merekomendasikan agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karawang melakukan penghapusan data pemilih ganda tersebut.

Ketua Bawaslu Karawang, Kursin Kurniawan mengatakan, data pemilih ganda merupakan persoalan klasik. Setiap perhelatan pemilihan umum (pemilu), persoalan ini kerap terjadi.

Hasil pencermatan yang dilakukan oleh Bawaslu Karawang, kata Kursin, pihaknya menemukan sekitar 15.058 data pemilih ganda.
“Kami menemukan ganda identik dalam satu desa sebanyak 2.758 pemilih, dan ganda identik beda desa sebanyak 803 pemilih,” kata Kursin ditemui di sela-sela rapat paripurna istimewa HUT Karawang ke-385, Jumat (14/9).

BACA JUGA:  Desak Bawaslu Usut Tuntas Dugaan Money Politic

Dikatakan Kursin, pihaknya juga menemukan ganda NIK beda identitas sebanyak 4.422. Banyaknya data ganda tersebut dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap) itu sudah diberikan kepada KPU Karawang, untuk dilakukan penghapusan dan perbaikan.
“Rekomendasi kami untuk dilakukan penghapusan data ganda itu sudah dilakukan oleh KPU, dan diharapkan tidak ada lagi data ganda dalam perhelatan pileg dan pilpres 2019,” katanya.