Warga Memancing di Kubangan jadi Perbincangan, Berharap Jalan Rusak Segera Diperbaiki

MIRIS: Warga Cilamaya Kulon memancing di jalan Pasirukem-Tegalurung yang kondisinya rusak parah. Kondisi ini sempat viral di media sosial dan perbincangan warga. USEP SAEPULLOH/PASUNDAN EKSPRES

KARAWANG-Kondisi pembangunan yang tidak merata masih terjadi di Kabupaten Karawang. Di saat pemerintah daerah memperindah kota, kondisi jalan di Cilamaya Wetan kondisinya malah masih rusak parah. Kesal dengan hal itu, salah seorang warga memancing di jalan yang rusak dan jadi kubangan.
Momen foto seorang warga Kecamatan Cilamaya Kulon yang sedang mancing di jalan rusak Pasirukem-Tegalurung akhirnya viral di dunia maya. Setelah salah satu tokoh masyarakat Cilamaya, Muslim Hafiz, mengunggah foto tersebut di akun Instagramnya, Sabtu (15/12) kemarin.

Saat ini, unggahan Muslim Hafiz sudah ditanggapi lebih dari 2.000 warga net.
Pendiri sadurulur Cilamaya, Muslim Hafiz mengatakan, postingan tersebut ditunjukan sebagai bentuk sindiran warga Kecamatan Cilamaya Kulon, yang merasa aspirasinya tak pernah didengar pemerintah daerah.
“Saya harap dengan diviralkan seperti ini, Bupati Karawang dan Gubernur Jawa Barat bisa cepat merespon aspirasi kami warga Cilamaya Kulon,” ujar Muslim.

Muslim mengatakan, masyarakar Cilamaya Kulon, khususnya di Desa Pasirukem dan Desa Tegalurung, sudah lama mendambakan memiliki jalan yang layak untuk dilintasi.

“Ingat, jalan butut itu bukan takdir. Tapi bisa diperbaiki. Sudah lama kami mendambakan jalan bagus di Pasirukem-Tegalurung,” tandasnya.

Warga lain, Islam Suseno menambahkan, sudah puluhan tahun jalan rusak antara Desa Pasirukem dan Desa Tegalurung tak tersentuh pembangunan. Menurut Islam, sudah tak terhitung berapa jumlah korban jatuh di jalan rusak tersebut selama puluhan tahun lamanya.

“Sejak saya kecil dan sekarang sudah punya anak kecil, jalan itu rusak tanpa tersentuh pembangunan,” singgungnya.

Islam berharap, dengan viralnya jalan tersebut, Bupati Karawang, Cellica Nurracahadiana bisa segera meninjau lokasi dan mengucurkan anggaran untuk perbaikan jalan.
“Biasanya Bupati Karawang harus nunggu viral dulu, baru jalan di perbaiki,” sindirnya.

Sementara itu Camat Cilamaya Kulon, Basuki Rahmat, mengatakan, sebelum viral di dunia maya, pihaknya sudah mengajukan perbaikan jalan melalui Dinas PUPR.

“Sepekan yang lalu proposal sudah kami serahkan pada Dinas PUPR. Tapi sampai saat ini belum juga ada tanggapan,” keluhnya.
Basuki mengatakan, jalan rusak antara Desa Pasirukem dan Desa Tegalurung panjangnya mencapai 2 kilometer. Ia berharap, dengan viralnya potret tersebut Bupati Karawang bisa menyegerakan perbaikan jalan.

“Kami harap bisa direspon cepat oleh bupati. Pasalnya, kerusakan jalan ini sudah sangat memperihatinkan,” harapnya. (use/din)