KDRT Psikis!! Marahi Suami Saat Pulang dalam Keadaan Mabuk, Istri Dituntut Satu Tahun Penjara

kasus KDRT psikis
AEP SAEPULOH/PASUNDAN EKSPRES TIDAK TERIMA: Terdakwa Valencya dituntut satu tahun penjara oleh jaksa, dalam sidang terdakwa sempat menangis tidak terima tuntutan itu.

KARAWANG-Terdakwa Valencya (45) dituntut satu tahun penjara oleh jaksa dalam sidang kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) psikis di Pengadilan Negeri Karawang, Kamis (11/11).

Usai dibacakan tuntutan Valencya sempat menangis tak terima. Bahkan selepas persidangan sambil berjalan keluar ruang sidang, Valencya didampingi penasihat hukum dan keluarga masih terus menangis sambil meminta agar para ibu-ibu atau istri berhati-hati untuk tidak memarahi suaminya, jika tidak ingin mengalami nasib serupa.

“Dituntut sampai satu tahun. Aneh, saksi-saksi kita diabaikan semuanya diabaikan biar viral aja pak,” tutur terdakwa Valencya sambil berjalan keluar ruang sidang.

BACA JUGA: Ini Motif Istri Dalangi Pembunuh Suami di Karawang