Pemdaprov Jawa Barat Gandeng Konsultan Pendidikan Kejuruan Inggris untuk Benahi SMK

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menggelar pertemuan dengan sejumlah konsultan pendidikan multinasional, Pearson, di London, Inggris, Selasa (23/7).
INGGRIS – Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat akan menjalin kerja sama dengan perusahaan pendidikan multinasional Inggris yang fokus pada pendidikan kejuruan, Pearson, dalam mengevaluasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jawa Barat.

“Jadi, Inggris ini punya sistem pendidikan vokasi yang bisa di-copy di beberapa negara. Mereka menggunakan sistem yang disebut TVET (Technical Vocational Education and Training),” kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai menggelar pertemuan dengan sejumlah konsultan pendidikan Pearson di London, Inggris, Selasa (23/7/2019).

Menurut Emil –demikian Ridwan Kamil disapa–, para konsultan pendidikan kejuruan dari Pearson rutin menggelar pertemuan dengan kalangan industri. Pertemuan tersebut, kata dia, membahas soal keahlian terbaru yang dibutuhkan industri.

BACA JUGA:  Tingkatkan Aksesibilitas Pendidikan, Pemda Provinsi Jabar Luncurkan Program Gratis Iuran Bulanan

“Drone saja ada SMK-nya di Inggris. Satu-satunya di dunia yang punya SMK drone di sini,” ucapnya.

Situasi tersebut, kata Emil, berbeda dengan SMK di Indonesia. Menurutnya, ada banyak jurusan SMK yang tidak memperhatikan kebutuhan industri. “Jangan-jangan kurikulumnya tidak nyambung dengan kebutuhan industri. Ini yang akan kita evaluasi. Kita minta bantuan mereka membuat sistem pendidikan vokasi,” katanya.