Akibat Pembakaran Sampah Tak Terkendali

PURWAKARTA-Dalam kurun waktu yang hampir berdekatan, terjadi peristiwa kebakaran di tiga tempat yang berbeda di Kabupaten Purwakarta, pada akhir pekan lalu. Kejadian ini pun sempat mengagetkan warga yang khawatir kebakaran bisa meluas.

Namun, berkat kesigapan para petugas pemadam kebakaran (damkar), api dapat segera dikendalikan dan dipadamkan. Tak ada korban akibat kebakaran tersebut. “Peristiwa kebakaran yang terjadi pada akhir pekan lalu disebabkan kelalaian warga yang membakar sampah maupun ilalang,” kata Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Purwakarta, Juddy Herdiana, saat dihubungi melalui telepon gawainya, Ahad (26/9).

Kebakaran pertama, kata Juddy, terjadi pada Jumat (24/9) pukul 16.00 WIB, di Perum Griya Asri, Kelurahan Ciseureuh, Kabupaten Purwakarta. Kebakaran ini menghanguskan kebun bambu, seluas 6 x 25 meter persegi. “Untuk memadamkan api yang membakar kebun bambu di Perum Griya Asri, kami mengerahkan satu unit mobil pemadam Pancar KR-05 beserta satu regu dari kantor pusat. Petugas melakukan pendinginan, pengecekan dan dinyatakan selesai sekitar pukul 16.30 WIB,” ucapnya.

Selanjutnya, sambung dia, masih di hari yang sama, sekira pukul 16.08 WIB, terjadi kebakaran di Jalan Jati Mulya, Desa Cibungur, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta. Kebakaran berawal dari aktivitas warga membakar sampah, namun tidak terkendali. “Pembakaran sampah yang tidak terkendali menyebabkan api membesar dan dikhawatirkan merambat ke mana-mana. Untuk memadamkan api atas kejadian tersebut, kami terjunkan satu regu dari UPTD 3 Cikopo beserta satu unit mobil pemadam Pancar KR 03. Petugas melakukan pemadaman, pendinginan dan pengecekan yang dinyatakan selesai pada pukul 17.45 WIB,” kata mantan Camat Purwakarta itu.

Ke tiga, masih kata Juddy, peristiwa terjadi sekira pukul 17.30 WIB, RT.01/01, Desa Citalang, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta dengan objek yang terbakar kebun ilalang seluas 40 x 57 meter persegi. “Kebakaran ilalang yang terjadi di lahan milik Bapak Mubarak Saleh Hilabi di Desa Citalang itu, kami menerjunkan dua unit mobil pemadam kebakaran Pancar KR-05 dan Pancar KR-06 dengan satu regu dari kantor pusat. Luas lahan yang terbakar sekitar 40 x 57 meter persegi. Petugas melakukan pendinginan dan pengecekan yang dinyatakan selesai pada pukul 18.30 WIB,” ucapnya.

BACA JUGA:  Distribusikan Air Bersih di Sembilan Kecamatan, 18.879 jiwa Terdampak Kekeringan

Menurut Juddy, tidak ada korban jiwa dan materi dalam kejadian tersebut. Namun, masyarakat selalu diingatkan agar meningkatkan kewaspadaan dalam musim kemarau seperti ini. “Kami berharap warga berhati-hati dan waspada, Kebakaran itu disebabkan karena tiga hal putung rokok yang dibuang sembarangan, pembakaran sampah warga, dan gesekan ilalang yang mengering,” ujarnya.

Juddy menyebut, potensi kebakaran masih bisa terjadi mengingat saat ini masih musim kemarau dan bila menemukan titik api segera melapor. “Kami meminta agar warga waspada, Dan kita tetap akan lakukan sosialisasi,” ucapnya.(add/sep)