Antisipasi Kebakaran, Lapas Purwakarta Rutinkan Lakukan Penggeledahan Hunian WBP

ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES CEK APAR: Kalapas Purwakarta, Sopiana saat melakukan pengecekan APAR dan Fire Block.

PURWAKARTA-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwakarta mengantisipasi potensi terjadinya kebakaran pasca-peristiwa kebakaran di Lapas Tangerang yang menewaskan 41 orang, Rabu (8/9) dini hari.

Salah satunya dengan melakukan pengecekan saluran kabel yang terdapat di seluruh blok kamar Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kalapas Purwakarta, Sopiana mengatakan, pihaknya tak hanya melakukan kegiatan antisipasi kebakaran pasca-insiden di Lapas Tangerang. “Kami melakukan sejumlah antisipasi guna menghindari terjadi kebakaran di dalam lapas. Di antaranya seperti pengecekan instalasi listrik di seluruh area Lapas Purwakarta,” ucap Sopiana kepada wartawan, Kamis (9/9).

Sebagai upaya pencegahan juga, kata dia, Lapas Kelas II B Purwakarta melakukan pemeliharaan secara berkala. “Kami lebih masif lagi dalam pengecekan, terutama kabel-kabel yang sudah usang di dalam hunian warga binaan, ditakutkan korsleting listrik terjadi,” ujarnya.

Terkait instalasi kebakaran sendiri, Sopiana menyebutkan jika di Lapas Kelas IIB Purwakarta sudah memadai. “Kami menyediakan APAR (alat pemadam api ringan, red) dan fire block yang diletakkan di seluruh area lapas. Seluruh APAR dicek secara berkala guna memastikan siap pakai jika terjadi kebakaran. APAR dan fire block itu diletakan dititik-titik seluruh area lapas, kantor dan blok hunian WBP,” ujar Sopiana.

Tak hanya itu, lanjut dia, setiap petugas yang selesai melaksanakan piket di haruskan mengecek seluruh blok hunian dan memastikan seluruhnya dalam kondisi aman. “Kami juga selalu mengingatkan ke seluruh petugas untuk selalu mengecek listrik dan keamanan sekitar sebelum meninggalkan lapas,” katanya.

Selain itu, tambah Sopiana, pihaknya juga selalu rutin melakukan penggeledahan di blok hunian WBP guna menciptakan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas Kelas IIB Purwakarta. “Penggeledahan blok hunian telah dilakukan secara rutin. Setiap hari, petugas Lapas Purwakarta bergiliran melakukan penggeledahan guna deteksi dini gangguang keamanan dan ketertiban di Lapas Kelas IIB Purwakarta,” ucapnya.

BACA JUGA:  DPRD Perangi Galian Tak Berizin di Desa Cirende

Sopiana juga mengucapkan turut berbelasungkawa atas insiden kebakaran yang menewaskan kurang lebih 40 napi di Lapas Tangerang. “Kami turut berdukacita atas apa yang terjadi di Lapas Tangerang. Semoga keluarga yang ditinggalkan tabah dan yang selamat yang luka-luka bisa segera sembuh kembali,” ucap Sopiana.(add/sep)