Baru Melahirkan, Bupati Anne Diagendakan Lantik Pejabat

AKTIF: Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika sebelum melahirkan. Rencananya, Bupati yang baru melahirkan seorang putri akan melantik sejumlah pejabat. MALDIANSYAH/PASUNDAN EKSPRES

13 Eselon II Hasil Lelang Jabatan

PURWAKARTA-Meski baru melahirkan, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika diagendakan akan langsung melantik 13 pejabat eselon II hasil lelang jabatan di Pemkab Purwakarta.

Ketua Panitia Seleksi Terbuka Lelang Jabatan, Iyus Permana mengakui, bupati sebenarnya telah menentukan para pejabat pilihannya, akan tetapi dirinya menunggu persetujuan Sekretaris Daerah dari Kementrian Pegawai Aparatur Negara. “Kalau 12 pejabat sebenarnya sudah, hanya tinggal menunggu persetujuan dari pusat untuk Sekretaris Daerah,” kata Iyus ketika ditemui di Purwakarta, Senin (22/4).

MUNGIL: Mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi melihat putri mungilnya yang dilahirkan Bupati Purwakarta Ambu Anne beberapa waktu lalu.

Menunggu hasil persetujuan Sekda, Iyus menuturkan, agar pelantikan pejabat yang terpilih bisa serentak. Pasalnya sejak awal bulan sudah menyerahkan pengajuan.

Iyus berharap, pelantikan 13 pejabat tersebut bisa segera dilaksanakan, demi mengoptimalkan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Persetujuan dari Gubernur atas nama Menteri Dalam Negeri sudah, tinggal Kemenpan. Mudah-mudahan Senin ini atau Selasa turun,” tuturnya.

Ambu Anne saat ini masih menjalani perawatan, setelah melahirkan anaknya di salah satu rumah sakit di Bandung. Namun, menurut Iyus tak menutup kemungkinan bupati memaksakan diri untuk melantik 13 pejabat tersebut pekan depan.

“Seperti rencana awal, bupati saat ini sedang cuti dulu. Tapi bisa saja beliau menyempatkan diri untuk melantik. Acara pelantikan paling 1-2 jam saja, tetapi tergantung kondisi kesehatannya,” ujar Iyus.

Bupati Anne dikabarkan melahirkan seorang bayi perempuannya dengan berat badan sekitar 2,8 kilogram. Proses kelahiran yang terjadi pada pukul 10.00 dan dikabarkan melalui operasi caesar.
Sebelumnya, Anne berharap, dapat menentukan pejabat pilihannya yang masuk posisi tiga besar hasil seleksi lelang jabatan sebelum persalinan. Di salah satu Rumah Sakit di Kota Bandung.

“Kenapa yang menentukan bupati? Karena bekerjanya dengan bupati sehingga chemistry-nya (harus) sama,” ujar Ambu Anne beberapa waktu yang lalu.(mas/vry)

BACA JUGA:  Realisasi Belanja Pemkab Baru 52,16 Persen