Dandim 0619 Purwakarta Lakukan Pemetaan Wilayah Rawan Longsor dan Banjir

Dandim 0619/Purwakarta Letkol Arm Krisrantau Hermawan

PURWAKARTA-Dandim 0619/Purwakarta Letkol Arm Krisrantau Hermawan mengaku sudah memetakan wilayah yang berpotensi terjadinya bencana alam longsor dan banjir. Pemetaan tersebut dilakukan mulai dari tingkat kecamatan hingga desa.

“Setidaknya ada 15 titik yang sudah dipetakan.  Dan ini sudah disebar ke semua koramil untuk menjadi perhatian Danramil dan Babinsa agar segera melakukan persiapan. Pekan depan kami juga akan upacara gelar pasukan kesiapan bencana alam,” kata Dandim kepada wartawan, akhir pekan lalu.

Dirinya menegaskan, secara personel TNI sudah dan harus selalu siap mengantisipasi potensi bencana. “Tinggal nanti cek dalam segi peralatan untuk mitigasi bencana alam itu sendiri. Adapun untuk jumlah personel, semua anggota terlibat sesuai wilayahnya masing-masing,” kata Dandim.

Sebelumnya, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengaku tengah melakukan mitigasi terjadinya bencana alam. Mitigasi dilakukan mengingat beberapa pekan terakhir wilayah Kabupaten Purwakarta diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

“Di Purwakarta ada 13 kecamatan rawan terjadi bencana alam longsor dan lima kecamatan rawan banjir,” kata Ambu Anne, panggilan akrabnya.

Ambu Anne juga menyebutkan, dalam melakukan mitigasi itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan TNI-Polri. Terlebih, sambungnya, sudah ada peringatan juga dari BNPB dan BPBD akan ada kenaikan intensitas hujan pada pekan-pekan ini.

“Kenaikannya sekitar 40 persen. Jadi kami melakukan mitigasi berdasarkan peringatan BNPB dan BPBD. Namun tetap kami semua berharap agar bencana alam itu tidak terjadi,” kata Anne.(add/ysp)