Data Kematian di Pikobar 148 Kasus, Purwakarta Terjun ke Level 4

MALDI/PASUNDAN EKSPRES PERESMIAN: Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika didampingi Kadinkes Deni Darmawan yang sekaligus mengenalkan Labkesda Dinas Kesehatan Purwakarta, Kamis (19/8).

PURWAKARTA-Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan bahwa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Jawa-Bali kembali diperpanjang hingga 20 September 2021.

Pengumuman tersebut disampaikan Luhut melalui konferensi pers secara virtual, Senin (13/9) malam.

Perpanjangan PPKM ini disusul dengan Instruksi Kementerian Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 42 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali yang berlaku mulai 14 September 2021 sampai dengan 20 September 2021.

Data kasus kematian Covid-19 di web Pikobar Jabar. 

Dalam Inmendagri itu, disebutkan secara rinci kabupaten di Jawa dan Bali yang masuk kategori level 4, level 3 dan level 2 yang semuanya tersebar di tujuh provinsi.

Dikutip dari Inmendagri tersebut, ada tiga daerah di Jawa-Bali yang menerapkan PPKM Level 4 pada 14-20 September 2021. Sebagai perbandingan, pada pekan sebelumnya, ada 11 daerah di Jawa-Bali yang berstatus level 4.

Ketiga daerah di Jawa-Bali yang selama sepekan mendatang menerapkan aturan PPKM level 4 tersebut adalah Kabupaten Brebes Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Purwakarta dan Cirebon di Jawa Barat.

Sementara itu, pada laman pikobar.jabarprov.go.id diketahui jumlah penambahan meninggal akibat COVID-19 periode 6 – 12 September 2021. Urutan pertama ditempati Kabupaten Cirebon dengan jumlah 351 kasus disusul Kabupaten Purwakarta dengan jumlah 148 kasus.(add)