Dedi Mulyadi Pastikan Informasi Warga yang Positif Covid-19

PASTIKAN INFORMASI: Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi menyambangi Kantor Dinas Kesehatan Purwakarta, guna memastikan informasi terkait ada warga Purwakarta yang positif Covid-19. ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES
Pulang Umrah Langsung Ke Rumah Sakit

PURWAKARTA-Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi menyambangi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purwakarta guna memastikan informasi ada salah seorang warga Purwakarta yang dinyatakan positif Covid-19.

Terlebih sempat beredar beberapa kabar di media sosial terkait asal daerah warga Purwakarta yang dinyatakan positif Corona tersebut. Yakni, ada yang menyebutkan asal Tajursindang, Kecamatan Sukatani, ada pula yang mengatakan warga Pasawahan.

Pria yang pernah menjabat sebagai Bupati Purwakarta selama dua periode ini pun mengatakan, pasien yang positif di Purwakarta bukanlah warga Tanjursindang, Kecamatan Sukatani, melainkan warga Desa Pasawahan, Kecamatan Pasawahan.

“Memang benar ada (yang positif Covid-19) setelah saya cek ke Dinkes. Dan bukan warga Sukatani melainkan Pasawahan,” kata Dedi saat ditemui di Kantor Dinas Kesehatan Purwakarta, Jl. Veteran No. 60, Nagri Kaler, Purwakarta, Senin (16/3).

Dedi menambahkan, pasien tersebut kini sudah ditangani dan dirawat di rumah sakit di Bandung. “Dia (pasien) sudah dirawat selama empat hari. Dan dia belum sempat ke rumahnya karena pulang dari umrah (langsung dibawa ke rumah sakit),” ujarnya.

Sementara itu, sejak Ahad (15/3), Pemkab Purwakarta langsung membatasi atau menunda kegiatan luar ruangan yang bersifat keramaian massa, seperti even olahraga, budaya, konser musik, dan lainnya.

Anne juga meminta seluruh kepala dinas dan ASN, perusahaan, pengelola hotel, terminal, dan tokoh masyarakat Purwakarta agar konsisten memberikan contoh ke masyarakat luas mengenai praktik dan budaya pola hidup sehat sesuai pedoman Kementerian Kesehatan dalam mewaspadai Covid-19.

“Selama masa pandemi Covid-19 dianjurkan ke masyarakat yang sakit atau kondisi badan kurang sehat agar tetap di rumah dan segera memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan terdekat,” kata Bupati yang akrab disapa Ambu Anne tersebut, di Purwakarta.

Warga bisa hubungi rumah sakit dan puskesmas terdekat

Bagi warga Purwakarta yang mengalami gejala mirip Covid-19 bisa segera dibawa ke puskesmas atau rumah sakit terdekat, atau bisa hubungi ke nomor 199 ext 9 (SPGDT Pusat), pemkab (112 atau 081909514472).

“Kami meminta warga untuk konsisten menerapkan tindakan pencegahan penularan penyakit Covid-19. Juga ke para ASN tak melakukan perjalanan dinas ke luar daerah serta batalkan rencana penerimaan kunjungan kerja dari luar daerah,” katanya.

Selama pandemi Covid-19, Ambu Anne juga meminta kepada seluruh rumah sakit yang ada di Purwakarta agar menyediakan ruang isolasi bagi pasien pneunomia suspect Covid-19 yang terdeteksi.

“Seluruh tempat hiburan milik pemda seperti Tajug Gede, Taman Sri Baduga, Museum Diorama, Museum Indung Rahayu, Sarana Olahraga, Car Free Day, Wisata Kuliner tutup mulai 16-31 Maret 2020,” ucapnya.

Selain itu, untuk tempat umum seperti mal, pasar, sekolah, tempat ibadah, hotel, terminal, stasiun kereta api, dan pabrik mesti menerapkan standar kesehatan maksimum guna mencegah penyebaran penyakit Covid-19 ini.
“Kami juga tetap mengimbau kepada masyarakat jangan panik,” katanya.(add/vry)