Desa Linggasari Optimis Raih Juara Kampung KB Tingkat Provinsi

TERIMA KUNJUNGAN: Kepala Desa dan aparat Desa Linggasari saat menerimaa kunjungan Tim Recheking Kampung KB tingkat Provinsi Jabar di Pendopo Desa Linggasari Kecamatan Darangdan. DAYAT ISKANDAR/PASUNDAN EKSPRES

Keberhasilan di Kabupaten Jadi Modal Utama 

PURWAKARTA-Keberhasilan Kampung Keluarga Berencana (Kampung KB) yang diraih Desa Linggasari Kecamatan Darangdan Purwakarta ditingkat Kabupaten beberapa waktu lalu. Hal ini menjadi modal utama dan optimisme Desa Linggasari saat dipercaya menjadi duta Kabupaten Purwakarta dalam ajang yang sama untuk tingkat Provinsi Jawa Barat.

Rasa penuh optimistis itu, terungkap saat Kades Linggasari Budi Sahbudin berpidato dihadapan Tim Recheking dan penilai Kampung KB Provinsi Jabar di Desa Linggasari, Senin (17/6) kemarin. Menurutnya, capaian yang telah diraih desanya seputar Keluarga Berencana dan yang utama adalah Kampung KB, bisa menghantarkan Desa Linggasari meraih juara Kampung KB Tingkat Provinsi Jabar.

“Kampung KB yang ada di Desa Linggasari ini berada di RW 04, terdiri dari tiga RT dengan total jumlah penduduk 860 jiwa dengan 338 KK (Kepala Keluarga). Sejak diresmikan oleh ketua tim Penggerak PKK tingkat Kabupaten yang kala itu dijabat istri H.Dedi Mulyadi yang sekarang jadi Bupati Purwakarta Hj.Anne Ratna Mustika, Kampung KB ini manfaatnya sudah dirasakan dan dipahami seluruh warga Desa,” terangnya.

“Dulu dispot Kampung KB ini, angka pernikahan dini cukup mencolok. Tapi dalam dua tahun terakhir sudah turun drastis,” unkapnya.

Keberhasilan ini, lanjut Budi, tak lepas atas kesadaran dan pemahaman warga Kampung KB, yang secara berkelanjutan kesadaran akan KB semakin meningkat. Hal ini tak lepas atas dukungan semua steak holder di tingkat Kecamatan hingga Kabupaten. “Kini nyaris semua alat kontrasepsi KB, gampang didapat kecuali vasektomi. Bahkan, untuk potensi ekonomi lokal yang ada di Desa seperti peternakan untk skala menengah juga kini telah ambil bagian dengan menyalurkan CSRnya untuk membantu mendongkrak perekonomian warga,” ucapnya.

BACA JUGA:  Tahun ini, Semua Wilayah Jadi Kampung KB

Adapun terkait predikat juara Kampung KB tingkat Provinsi Jabar, Budi pun mensuport jajaranya yang fokus di Kampung KB agar tetap tenang dan bekerjsa sesuai tupoksinya. “Tenang saja, pak dusun kita sedang melangkah kearah yang benar, dan raihan juara tingkat Provinsi Jabar itu tinggal menunggu waktunya,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Camat Darangdan Ade Sumarna menjelaskan secara umum tugas dibidang KB di Kecamatanya, bisa dibilang masih butuh upaya kerja keras. “Kita masih punya banyak PR, sebab capaian angka kepesertaan KB dikecamatan Darangdan baru sekitar 77 persen. Kalau belum 100 persen, berarti kita masih banyak PR,” jelasnya.

Meski demikian, Ade mengaku besar hati dengan terus meningkatnya kesadaran masyarakat akan program KB yang dicanangkan Pemerintah pusat untuk pertama kalinya sejak tahun 1956 itu. “Sekarang, petugas lapangan KB itu sudah mampu berimprovisasi dengan semua kalangan masyarakat soal pentingnya KB. Dan alhamdulilah seperti gayung bersambut, kini KB benar benar telah memasyarakat khususnya di Kecamatan Darangdan,” pungkasnya. (dyt/sep)