Dewan Pendidikan Soroti Tawuran Pelajar, Akan Sowan ke Berbagai Lembaga

KOMPAK: Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Purwakarta Agus Marzuki (tengah), didamping Wakil Ketua 1 Kusnandar (kiri), dan Wakil Ketua 2 Adjat Sudrajat. ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES

PURWAKARTA-Dewan Pendidikan Kabupaten Purwakarta segera menemui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupten Purwakarta, untuk berkoordinasi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Dewan Pendidikan.

“Kami segera sowan ke Komisi l dan Komisi lV DPRD, dan sekaligus menyampaikan berbagai hal yang akan dan harus kami kerjakan,” ujar Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Purwakarta Agus Marzuki, melalui rilisnya, Rabu (16/9).

Dewan Pendidikan Kabupaten Purwakarta juga telah menjadwalkan untuk melakukan audiensi dengan Kapolres Purwakarta dan Dandim 0619/Purwakarta, untuk tujuan yang sama.

Dengan terbangunya koordinasi, kata Agus Marzuki, maka tugas Dewan Pendidikan akan berjalan on the track dan diharapkan dapat membuahkan hasil.

Agus Marzuki menyebutkan, pada rapat konsolidasi yang digelar awal pekan lalu, mengemuka berbagai hal yang harus mendapatkan perhatian Dewan Pendidikan.

Antara lain, proses pembelajaran di tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. “Dewan Pendidikan segera turun ke lapangan, dan harus bertanya kepada para pengelola sekolah,” kata Marzuki.

Hal lain yang menjadi perhatian Dewan Pendidikan, yakni kasus tawuran sekelompok pelajar yang kerap terjadi di Purwakarta. “Terkait hal ini, Dewan Pendidikan akan berkoordinasi dengan Polres Purwakarta,” ucapnya.

Selain koordinasi dengan berbagai pihak, Dewan Pendidikan Kabupaten Purwakarta juga akan “membuka pintu” untuk mendapatkan masukan, dan menampung aspirasi, baik dari pengelola sekolah maupun masyarakat.

Hal ini penting, juga dalam upaya kelancaran tugas Dewan Pendidikan. “Kami siap menjalankan tugas, sesuai tupoksi. Tugas kita harus membuahkan hasil, yakni mewujudkan pendidikan berkualitas dan berkarakter di Purwakarta,” katanya.

Adapun kuncinya, kata dia, bukan saja membangun koodinasi “Alan tetapi juga harus adanya kekompakan Dewan Pendidikan itu sendiri,” uap Marzuki.(rls/add/ysp)