Dinas KUPP Ajak Pedagang Gunakan Masker, Membagikan 1.600 di Pasar Tradisional

BAGIKAN MASKER: Jajaran Dinas KUPP Purwakarta membagi-bagikan masker kepada para pedagang di Pasar Tradisional. ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES

PURWAKARTA-Berbagai usaha memutus mata rantai penyebaran COVID-19 terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Purwakarta. Termasuk di antaranya melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (KUPP) Purwakarta.

Kepala Dinas KUPP Purwakarta Karliati Djuanda mengatakan, dalam usaha memutus mata rantai Virus Korona, pihaknya menyasar para pedagang pasar tradisional di Kabupaten Purwakarta.

“Para pedagang di Pasar Tradisional ini kami berikan alat pelindung diri (APD) berupa masker gratis. Sehingga, dapat dipastikan para pedagang maupun pembeli aman dari penyebaran COVID-19 meski berkomunikasi saat transaksi,” ujarnya di Purwakarta, Kamis (23/4).

Disebutkannya, Dinas KUPP menyiapkan 1.600 masker untuk dibagikan kepada para pedagang di Pasar Leuwipanjang dan Pasar Jumaah. “Termasuk ke Pasar Rebo dan Pasar Citeko Plered,” kata Karliati.

Langkah ini juga, sambung dia, sebagai bagian dari penerapan wajib masker bagi semua warga Purwakarta, yak terkecuali para pedagang sebagaimana surat edaran Bupati Purwakarta.

Maka dari itu, tambah dia, para pedagang wajib memakai masker ketika sedang berjualan. Sebab, hal tersebut menjadi kebutuhan yang penting dan harus terpenuhi.
“Pasar selama ini menjadi simpul kerumunan masyarakat. Atas dasar itu, di masa pandemi COVID-19 ini, kami terus menyiapkan upaya pencegahan. Supaya penyebaran Virus Korona ini bisa diantisipasi,” ujar Karliati.

Dirinya pun berpendapat, penyebaran virus, termasuk Korona bisa dicegah. Salah satunya, dengan membiasakan menggunakan masker dan meningkatkan kesadaran mengenai pola hidup bersih dan sehat.

“Kami juga telah memasang berbagai spanduk yang berisi imbauan supaya masyarakat yang datang ke pasar wajib mencuci tangannya di wastafel portabel yang telah disediakan,” kata Karliati.

Pihaknya juga telah meminta seluruh perangkat di UPTD masing-masing pasar untuk terus mengampanyekan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
“Tujuannya supaya para pedagang juga bisa lebih meningkatkan kebersihan di lingkungan pasar. Sehingga tercipta rasa aman bagi pedagang dan pembeli yang ada di pasar,” ucapnya.(add/vry)