FKPAI Bentuk Penyuluh Profesional

Senada disampaikan Kepala Kemenag Kabupaten Purwakarta H Tedi Ahmad Junaedi. “FKPAI di bawah kepemimpinan Eep Supriyadi terus melakukan inovasi dan meningkatkan kompetensi. Sebelum kegiatan ini, FKPAI juga sudah melaksanakan uji kompetensi kepada seluruh anggotanya yang berjumlah 138 penyuluh non-PNS dan 30 penyuluh fungsional,” kata Tedi.

Dirinya berharap, dengan terus meningkatkan kompetensinya, FKPAI sebagai ruh Kemenag juga dapat menjadi corong Kemenag di masyarakat. “Pembinaan peningkatan kompetensi para Penyuluh Agama Islam ini akan melahirkan penyuluh profesional,” ucapnya.

Sehingga, sambung Tedi, dapat menjadi bahan pertimbangan di pusat terkait kesejahteraan para penyuluh itu sendiri. “Misalnya, kuotanya ditambah, ada yang diangkat menjadi PNS, dan lain sebagainya. Terkait penambahan kuota sendiri memang perlu diperhatikan mengingat idealnya satu desa ada satu penyuluh,” ujarnya.

BACA JUGA:  PLN: 98 Persen Akibat Tingginya Pemakaian

Sementara itu, Kabid Penais, Zakat dan Wakaf Kemenag Kanwil Jawa Barat Drs H Ahmad Patoni MM menyampaikan materi yang sesuai Keputusan Dirjen Bimas Islam No. 298 Tahun 2017 Tentang Pedoman PAI non-PNS yakni 8 Spesialisasi Tugas PAI non-PNS.(opl/add/vry)

8 Spesialisasi Penyuluh

  • Wakaf
  • Zakat
  • Pemberantasan buta huruf Alquran
  • Kerukunan umat beragama
  • Narkoba dan HIV
  • Keluarga sakinah
  • Produk halal