Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19: 13 PDP Meninggal Dunia

BEBERKAN KASUS: Juru bicara tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Purwakarta, dr.Deni Darmawan saat memberikan keterangan pers, Rabu (13/5). MALDIANSYAH/PASUNDAN EKSPRES

PURWAKARTA-Cukup mengagetkan, Juru bicara tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Purwakarta merilis jika ada 13 pasien dalam pengawasan (PDP) dinyatakan meninggal dunia.

“Dengan berat hati, kami sampaikan juga terdapat 1 orang PDP yang meninggal dunia. Jadi secara kumulatif PDP yang meninggal dunia berjumlah 13 orang,” kata Juru bicara tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Purwakarta, dr.Deni Darmawan Rabu (13/5).

Dia mengatakan, pada hari ke-8 pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) terdapat penambahan warga yang berstatus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 1 orang. Kini, jumlahnya menjadi 20 orang, dalam perawatan tim medis.

“Warga yang terkonfirmasi positif berjumlah 20 orang. Sementara ODP jumlahnya 108 orang, berkurang 3 orang dibanding hari sebelumnya. Untuk yang berstatus PDP berjumlah 24 orang. Berkurang 2 orang dibanding hari sebelumnya dan 13 orang PDP meningal dunia,” katanya.

Dia mengatakan, Gugus Tugas tak bosan-bosan untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat tetap tenang dan optimis menghadapi wabah Covid-19.

Sejumlah langkah antisipasi terus dilakukan oleh jajaran Pemkab Purwakarta melalui Gugus Tugas Covid-19. Antara lain Dinas Kesehatan tetap melakukan rapid test (pemeriksaan) dan tracing (pelacakan) bagi yang kontak erat dengan pasien dalam pengawasan.

Sementara, pada sisi pencegahan yang bersifat kewilayahan, Pemkab Purwakarta telah memberlakukan PSBB yang sifatnya parsial hingga 20 Mei mendatang. PSBB adalah pembatasan kegiatan tertentu penduduk dalam suatu wilayah yang diduga terinfeksi Covid-19 untuk mencegah penyebaran wabah tersebut.

“Kami juga mengimbau agar warga tetap melaksanakan anjuran pemerintah yaitu physical dan social distancing, agar tetap aman terhindar penularan Covid-19 serta mengikuti prosedur-prosedur PSBB jika berada di luar rumah,” pungkasnya.(mas/ysp)