Hari Amal Bhakti Kemenag Ke-73, Dapat Penghargaan

BANTUAN: Sekda Purwakarta Iyus Permana didampingi Kepala Kemenag Purwakarta H.Tedi Ahmad Junaedi, secara simbolis menyerahkan bantuan, di sela Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama Ke-73 di Lapangan Pasanggrahan Alun-alun Pemda Purwakarta, kemarin (3/1). ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES

Tingkatkan Layanan Satu Pintu

PURWAKARTA-Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Purwakarta H Tedi Ahmad Junaedi mengatakan, Kabupaten Purwakarta mendapatkan award dari Kemenag RI sebagai wilayah paling kondusif dan toleran antar-umat beragama.

Hal tersebut sejalan dengan tema Hari Amal Bhakti (HAB) Kemenag ke-73 tahun ini yaitu ” Jaga Kebersamaan Umat”. Sedangkan tagline yang digunakan yaitu Bersih Melayani.

“Tema ini juga yang menjadi semangat kerukunan antarumat beragama pada peringatan HAB Kemenag Ke-73 di Purwakarta,” kata Tedi, usai mengikuti Upacara Peringatan HAB Kemenag Ke-73, yang digelar di Lapangan Pasanggrahan Alun-alun Pemda Purwakarta, Kamis (3/1).

Predikat sebagai wilayah paling kondusif, kata Tedi, menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan pemerintah daerah beserta jajaran Muspida, dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. “Dan hal ini tak akan terwujud tanpa adanya dukungan dari seluruh warga Purwakarta,” ujarnya.

Ada pun tagline Bersih Melayani, kata Tedi, semakin menegaskan tugas Kemenag untuk melayani masyarakat dengan penuh tanggung jawab, transparan, dan akuntabel.

“Dari sisi layanan, kami telah menerapkan sistem satu pintu. Pun halnya digitalisasi layanan kami targetkan bisa terwujud pertengahan 2019 ini,” ujarnya.

Tedi berharap, melalui peringatan HAB Kemenag Ke-73 dapat menjaga kerukunan dan kebersamaan umat. “Sesuai tema, mari kita menjaga toleransi antarumat beragama. Dan dukung terus kinerja kemenag yang bersih melayani,” tuturnya.

Sementara itu, Sekda Purwakarta Iyus Permana yang mewakili Bupati Purwakarta, sebagai Inspektur Upacara Peringatan HAB Kemenag Ke-73, membacakan sambutan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Di antaranya terkait tugas layanan haji yang terus meningkat, penerapan layanan satu pintu dan digitalisasi sistem layanan Kemenag.

“Reformasi birokrasi menciptakan lingkungan kerja yang membuka ruang dan peluang untuk berprestasi. Termasuk pentingnya peran semua elemen terhadap ketahanan keluarga sebagai basis ketahanan bangsa,” ucapnya.

BACA JUGA:  Kepala SD Plus 2 Al-Muhajirin dapat Penghargaan Presiden RI

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan guru TPQ, penghargaan pemenang lomba HAB, dan sembako kepada pasapon (petugas kebersihan).(add/dan)