Hari Ini, Pemkab Purwakarta Mulai Distribusikan Bantuan Dampak Covid-19

MENINJAU: Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika ketika meninjau kualitas beras untuk warga terdampak. MALDIANSYAH/PASUNDAN EKSPRES

Uang Tunai dan Beras untuk Warga Terdampak PSBB

Hari ini, Pemkab Purwakarta mulai melakukan pemutakhir data penerima bantuan sosial tunai untuk warga terdampak Covid-19.

“Mudah-mudahan bantuan bisa didistribusikan mulai besok (hari ini, red). Kita targetkan bantuan sudah terdistribusikan sebelum masa PSBB di wilayah Purwakarta diberlakukan,” kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Purwakarta, Iyus Permana, Senin (4/5).

Menurut Sekda Purwakarta itu, sebelumnya Pemkab telah mengalokasikan anggaran untuk penanggulangan masalah sosial yang mendera masyarakat selama tanggap covid-19 sebesar Rp24 miliar, yang diperuntukan bagi sekitar 12 ribu KK. “Anggaran tersebut, disiapkan untuk membantu masyarakat kurang mampu selama empat bulan kedepan sebesar Rp 500 ribu perbulan. Terhitung mulai Mei, Juni, Juli hingga Agustus 2020,” kata Iyus.

Terkait teknis penyaluran bantuan untuk masalah sosial ini, lanjut Sekda, yakni tidak berupa bantuan sembako. Melainkan, bantuannya berbentuk uang tunai yang akan dikirim langsung ke masing-masing penerima.

“Pada rumah warga penerima bantuan dilakukan pemasangan stiker. Dalam hal ini, kami juga akan melakukan evaluasi. Jadi, jika setelah berjalan nanti ada penerima yang tidak sesuai ketentuan atau tak masuk kriteria penerima maka akan direvisi di bulan berikutnya dan bantuannya akan dialihkan ke yang lebih berhak,” ujarnya.

Bantuan Beras Bagi Warga Terdampak PSBB

Selain bantuan uang tunai bagi 12 ribu KK. Pemkab Purwakarta juga tengah menyiapkan 100 ton beras, sebagai bantuan bagi masyarakat yang terdampak wabah Covid-19 yang diperuntukan bagi 10 ribu KK.

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengatakan, bantuan pangan ini diharapkan bisa membantu meringankan beban masyarakat, khususnya mereka yang ada di enam kecamatan yang diberlakukan PSBB. “Ada cadangan 100 ton beras yang kami simpan di Bulog dan siap disalurkan ke masyarakat untuk pelaksanaan PSBB nanti,” ujar Anne.

Menurutnya, cadangan beras ini memang sudah disiapkan untuk penanganan Covid-19. Untuk bantuan beras tersebut, saat ini jajarannya masih melakukan pendataan. “Bantuan pangan ini, untuk sementara dikhususkan bagi masyarakat yang ada di 6 kecamatan yang diberlakukan PSBB,” katanya.

Anne menuturkan, untuk data sendiri diutamakan bagi mereka yang belum terdata atau di luar warga yang sudah menerima dari BLT dari desa, maupun bansos kabupaten. Bantuan beras itu sendiri, disiapkan untuk 10 ribu KK. “Setiap KK penerima mendapat bantuan 10 kilogram beras,” katanya.

Anne juga memastikan jika sembako dari banprov sudah tersedia. Saat ini, pihaknya tinggal menunggu daftar penerima by name by addres dari provinsi yang belum turun.
“Kami juga berharap, sebelum pelaksanaan PSBB di 6 kecamatan, bansos dari bantuan provinsi ini sudah bisa di salurkan. Seperti halnya BLT Purwakarta, ditargetkan hari Rabu sudah diterima oleh warga sesuai data yang sudah ada,” ungkap Ambu Anne.(mas/vry)