Heran Menyandang Daerah Kemiskinan Ekstrim, Ketua DPRD Karawang Pertanyakan Data Statistik

Karawang Daerah Kemiskinan Ekstrim
Ketua DPRD Kabupaten Karawang Pendi Anwar

KARAWANG-Ketua DPRD Kabupaten Karawang Pendi Anwar mengaku heran dengan disematkannya Kabupaten Karawang masuk 5 besar kemiskinan ektrem di Jawa Barat. Menurutnya, karena secara data statistik angka kemiskinan di angka 8,64 secara peringkat posisi ke 15 dari kabupaten/kota lainnya.

“Agak mengherankan apa yang disampaikan oleh wapres tentang Karawang yang dikategorikan sebagai salah satu dari 5 kabupaten/kota di Jawa barat yang menyandang predikat kemiskinannya yang ekstrem,” kata Pendi Anwar, Kepada wartawan, Selasa (5/10).

Menurut Pendi, mengingat secara data statistik angka kemiskinan Kabupaten Karawang berada di angka 8,64 dan secara peringkat di Jawa barat ada di posisi ke 15 dari kabupaten/kota yang lainya rata rata angka lama sekolah ada di posisi 7,77 dan harapan lama sekolah di angka 12.9 dan angka harapan hidup di posisi 72.15  dan IPM di posisi  70.66.

“Seharusnya, ini sudah dalam posisi baik karena masih banyak kabupaten/ kota yang di bawah Karawang. Mungkin statistik yang diambil oleh pemerintah pusat yang disampaikan oleh wapres, karena tingginya masarakat Karawang yang mendapatkan program PKH maupun BPNT yang mencapai sekitar 700.000 penerima,” jelasnya.

Dikatakan Pendi, kalau itu yang menjadi patokan tentunya harus ada evaluasi dan validasi data, karena faktanya di lapangan validasi ini masih carut marut.

“Memang kategori miskin standard pemerintah ada di angka 10 koma sekian, dan saya meyakini kalau data penerima bantuan PKH atau BPNT ini divalidasi secara benar kita akan mencapai angka itu,” ujarnya.

Pendi juga mengatakan, kalau memang ini acuan yang menjadi indikator Karawang sebagai daerah yang kemiskinannya ekstrem tapi secara statistik 8,64.

“Harusnya kita tidak dalam posisi seperti itu, karena kalau tidak salah tetangga kabupaten kita secara data kemiskinan masih di bawah kita yaitu di angka 7 koma sekian, tapi tidak masuk dalam 5 kabupaten yang disebutkan wapres,” tandasnya.(aef/vry)

BACA JUGA:  AkzoNobel Indonesia Sebarkan Energi Positif