Hindari Kesan Seram dan Angker, Pohon Beringin Pondok Salam Dipangkas

JUMSIH: Pemcam Pondok Salam melaksanakan Jumat Bersih, dengan memangkas pohon beringin tua di lingkungan kantor kecamatan. DAYAT ISKANDAR/PASUNDAN EKSPRES

PURWAKARTA-Kesan seram atau angker, bagi kantor layanan publik, harus dibuang jauh-jauh. Hal tersebut untuk menciptakan kondisi yang aman dan nyaman, supaya saat warganya meminta jasa pelayanan, dari aparatur yang ramah merasa terlayani dengan baik.

Hal tersebut disadari betul Camat Pondok Salam, Heru Agus Rianto. Ketika melaksanakan Jumat Bersih (Jumsih), Camat muda belia ini melakukan pemangkasan pohon beringin tua yang akarnya sudah menjalar kemana mana.

Pohon beringin tua ini, tumbuh hanya beberapa meter dari kantor Camat Pondok Salam yang kini dipimpinnya. Sebelumnya keberadaan pohon beringin tua yang diperkirakan telah tumbuh dan berusia puluhan tahun itu menyebarkan aura seram di sekitar Kantor Camat dan sekitarnya.

“Namanya pohon yang sudah tua, dimana akarnya menjalar kemana-mana. Tentu saja tak elok jika dibiarkan liar. Ibarat rambut atau jenggot pada manusia, kalau sudah gondrong, ya harus dipangkas biar kelihatan indah,” terang Heru Agus Riyanto, sambil senyum-senyum.

Meski demikian, Heru tak setuju jika pohon beringin tua itu ditebang habis. “Persoalanya, dibalik akar pohon itu mengalir sumber air alami yang segar. Meskipun mata airnya tak muncul di sekitar pohon itu tapi paling tidak, menjadi areal resapan sebagai zona cadangan air masa depan,” imbuhnya.

Heru juga menyebut, program Jumat bersih merupakan program Pemda Purwakarta, yang secara berjenjang harus dilakukan setiap Pemerintahan dibawahnya. Termasuk wilayah Kecamatan Pondok Salam. “Pemangkasan pohon beringin tua itu, guna keindahan dan sebagai wujud kita telah merespon Program Pemda itu. Pada intinya, di setiap intansi terlihat Indah dan asri, jauh dari kesan seram, seperti tak berpenghuni,” tukasnya.
Dengan begitu, suasana rapi, asri dan indah di Kantor Camat Pondok Salam. Semoga ke depanya mampu memberikan aura positif pada aparaturnya. Pada akhirnya, warganya betah dilayani saat membutuhkan pelayanan publik Pemerintahan Pondok Salam,” tandasnya.(dyt/vry)

BACA JUGA:  UGJ Tanam 2.000 Pohon di Desa Cigugur, Dukung Program Citarum Harum