Idul Adha Berkah untuk Peternak Domba

Idul Adha
BERSIH DAN SEHAT: Gani tampak menjaga kebersihan kandang dombanya, sehingga domba hasil ternaknya pun selalu dalam kondisi bersih dan sehat. ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES

PURWAKARTA-Hari Raya Idul Adha 1441 H/2020 membawa berkah bagi sejumlah peternak domba di Kabupaten Purwakarta. Betapa tidak, mereka mulai kebanjiran pesanan menjelang Hari Raya Kurban tersebut.

Seperti halnya bagi Gani Mahnida (33), peternak domba asal Desa Cibogogirang, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta. Dirinya mengaku pemesan sudah mulai berdatangan sejak dua pekan terakhir. Dan sejak itu pula, hampir setiap hari dirinya menerima calon pembeli.

“Mendekati Hari Raya Idul Adha, para calon pembeli datang melihat langsung ke kandang. Dengan begitu, para calon pembeli bisa melihat kebersihan dan kesehatan hewan kurban beserta kandangnya,” kata Gani kepada koran ini, Ahad (27/7).

Baca Juga:  Penjualan Hewan Kurban Merosot, Ekonomi Masyarakat Jadi Penyebab

Dirinya menyebutkan, para pemesan domba akan terus semakin meningkat beberapa hari menjelang Iduladha. Jika dibandingkan hari biasa, kata dia, permintaan domba meningkat sekitar 80 persen.

“Kalau hari biasa dalam sebulan belum tentu ada pembeli. Tapi sekarang pemesan cukup tinggi, dari 40 ekor domba milik saya, setengahnya sudah terjual,” ujar Gani.

Kadang membeli domba ke pasar

Bahkan, lanjut dia, tak jarang dirinya harus membeli domba di pasar untuk memenuhi kebutuhan calon pembeli yang datang ke peternakannya. “Kan pembeli itu keinginanya berbeda, untuk memenuhi keinginan mereka saya kadang membeli domba ke pasar, untuk memuaskan konsumen,” ucap Gani yang juga sarjana pertanian itu.

Mengenai harga domba yang dijualnya, kata Gani, cukup bervariatif. Yakni, mulai Rp2,5 juta – Rp3 juta per ekor, tergantung besar kecilnya ukuran domba. “Semakin besar tubuh domba semakin mahal juga harganya. Mudah-mudahan satu atau dua hari ke depan sisa domba bisa laku dipesan pembeli,” katanya.

BACA JUGA:  Alexandria Wedding Dukung Acara Meet and Greet Akang Teteh

Gani menambahkan, Idul Adha menjadi momen para peternak domba untuk menjual domba lebih dari biasanya. “Hari biasa paling banyak menjual 3-5 ekor perbulan. Kalau sekarang 7 ekor domba bisa habis hanya dalam satu minggu. Jadi, dapat dikatakan wabah Covid-19 tidak mempengaruhi terhadap penjualan domba,” ujar dia.

Sementara, salah seorang pembeli domba, Sulthon (32), mengaku tertarik membeli domba untuk kurban ke peternakan milik Gani atas saran rekannya. “Di sini bisa melihat langsung kondisi domba dan kandangnya. Bersih ya. Dombanya juga tampak sehat,” ucapnya.(add/vry)