Irmas Al-Istiqomah Ajak Pelajar Ikut Gemar Kurma

ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES  FOTO BERSAMA: Para pesera dan panitia Gemar Kurma saat berfoto bersama.

PURWAKARTA-Ikatan Remaja Masjid (Irmas) Al-Istiqomah sukses menggelar Pesantren Ramadan 1443 Hijriah di Masjid Al-Istiqomah, Kelurahan Cidahu, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta sejak Senin (4/4) lalu.

Pesantren Ramadan tersebut merupakan program tahunan yang dilaksanakan Irmas Al-Istiqomah. Adapun pesantren Ramadan tahun ini merupakan tahun kedua yang dilaksanakan Irmas Al-Istiqomah di bawah kepemimpinan M. Husein Al-Habib.

Program pesantren Ramadan ini dinamakan Gemar Kurma yang merupakan kependekan dari Gema Ramadan Kegiatan Ukhuwah Remaja Masjid Al-Istiqomah.

Ketua Panitia M. Husein Al-Habib mengatakan, Gemar Kurma tersebut akan berlangsung selama 16 hari yakni sampai dengan 18 April 2022. “Alhamdulillah para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan penuh manfaat ini. Terlebih dalam pemberian materi, kami juga mengundang beberapa pemateri mulai dari pihak pesantren, para ustad setempat, organisasi IPNU IPPNU, hingga para tokoh agama yang ahli di bidangnya,” kata Husein kepada Pasundan Ekspres, Ahad (17/4).

Dijelaskannya, peserta kegitan Gemar Kurma terdiri dari pelajar SD dan SMP. “Jumlahnya sebanyak 40 siswa. Adapun jadwal pemberian materinya pada pukul 13.00 sampai dengan 15.00 selama digelarnya pesantren Ramadan,” ujarnya.

Terkait materi, sambung Husein, akan diberikan materi yang berbeda setiap harinya. “Ini dilakukan agar pengetahuan peserta semakin kaya dan juga menghindari kejenuhan. Adapun materi yang disampaikan di antaranya Alquran, Tahsin & Tajwid, Tauhid, Fiqih Ibadah, Akhlak, Do’a & Adab, hingga Sirah Nabawiyah juga diberikan,” katanya.

Pada acara penutupan nanti, yakni pada 18 April 2022, akan diadakan peringatan Nuzulul Quran serta santunan yatim piatu dan dhuafa. Dirinya pun berharap kegiatan Gemar Kurma ini sedikit banyak bisa memberikan ilmu bermanfaat bagi para pesertanya.  “Mudah-mudahan tak sebatas untuk mendapatkan sertifikat saja, melainkan juga bisa terus diamalkan. Tak hanya di Bulan Suci Ramadan, tapi juga di bulan-bulan lainnya,” ucapnya.(add/sep)