Jelang Pilkades, Suhu Politik Bergejolak

Yopiana, Pjs Kades Cibingbin.

Bamusdes Tuntut Pjs Kades Mundur

PURWAKARTA-Meski waktu pelaksanaan pilkades serentak di Kabupaten Purwakarta masih 6 bulan ke depan, namun manuver politik sudah mulai terasa di beberapa desa. Aksi saling dukung bakal calon kades sudah mulai hangat meramaikan suhu politik di 83 desa yang bakal melaksanakan suksesi kadesnya masing-masing.

Seperti yang terpantau di Desa Cibingbin Kecamatan Bojong. Tersiar kabar masuknya surat permohonan penggantian PJS Kades Cibingbin Yopiana, yang diduga kuat diajukan Bamusdes Cibingbin.

Surat permohonan penggantian PJS Kades Cibingbin yang diduga masuk ke Kasi DPMD Kecamatanan Bojong pada Minggu akhir bulan Januari 2020. Hal tersebut menjadi pemicu memanasnya suhu politik di desa penghasil manggis dan cengkih di timur Purwakarta itu.
Kepala Dusun 3 Desa Cibingbin Dedi membenarkan hal tersebut. “Upaya yang ditempuh Bamusdes Cibingbin dengan mengajukan surat permohonan penggantian PJS Kades kepada Camat Bojong, murni diajukan oleh Bamusdes dengan ditanda tangani Ketua Bamusdes, Rijal,” kata Dedi.

Hanya saja, Dedi menuturkan, permohonan penggantian itu, sama sekali tak terkait soal kinerja PJS Kades Cibingbin atas kinerjanya selama ini. “Pengajuan permohonan penggantian PJS Kades Yopiana itu, sama sekali tak terkait kinerjanya yang selama ini memimpin Desa Cibingbin, namun karena warga menginginkan ‘Penyegaran’ pucuk pimpinan menjelang Pilkades di Desa Cibingbin pada bulan Juli 2020 mendatang,” sambung Dedi tanpa merinci apa yang dimaksud penyegaran itu.

Camat Bojong Wawan Dharmawan yang dikonfirmasi Pasundan Ekspres, terkait surat permohonan penggantian PJS Kades Cibingbin membenarkannya. Menurut Camat Wawan, surat itu diterima stafnya sekitar minggu ke tiga akhir Januari 2020.

“Ya betul, ada surat masuk dari Bamusdes Cibingbin ke kantor Camat. Kita telah meresponnya dengan mengajukan usulan beberapa nama ke DPMD tingkat Kabupaten Purwakarta, guna kemungkinan adanya penggantian Pjs yang kini menjabat Kades Cibingbin. Namun itu masih dalam proses,” terang Camat Bojong yang mengaku sedang berada di Cianjur karena ada sanak keluarganya yang meninggal dunia.

Menanggapi rencana penggantian dirinya, Yopiana PJS Kades Cibinbin menyatakan sikap tegasnya. Menurut Yopiana sebagai ASN dirinya patuh pada perintah atasanya. “Jadi PJS Kades Cibinbin saya diperintahkan Camat atasan saya. Jika memang atasan saya kembali akan menggantikan saya tak begitu jadi soal, hanya saja karena saya tak merasa bersalah saya tak akan mengundurkan diri dari amanat atasan sebelum semuanya menjadi jelas,” terang Yopiana.

Disebutkan Yopiana, jika permohonan dirinya diganti seperti yang diusulkan Bamusdes kepada Camat, karena alasan ingin ada penyegaran di Pemdes Cibingbin jelang Pilkades, tentulah kurang subtansial dan terkesan lucu.

Bahkan secara eksplisit Yopiana memprediksi jika dirinya diganti, maka akan diikuti Sekdes yang juga akan mundur. “Kondisi seperti itu, disaat Pemdes sedang mempersiapkan Pilkades atau pesta Demokrasi tentu akan terjadi ketimpangan di Pemdes,” imbuh Yopiana.

Yopiana menduga, diinterupsinya dirinya dari Pjs Kades Cibingbin karena dirinya dicurigai terlalu dekat dengan salah seorang balon kades yang bakal maju di Pilkades Cibingbin mendatang.

“Jadi ada indikasi mosi tak percaya dari Bamusdes itu, bernuansa politik. Sebagai ASN saya tegaskan saya tak akan mundur dari PjsKades Cibingbin, karena saya tak merasa bersalah,” tutupnya.(dyt/vry)

BACA JUGA:  Terancam Gagal, Pilkades Enam Tahun Tak Boleh Tiga Kali