Kinerja 45 Anggota DPRD Purwakarta Dipertanyakan

PURWAKARTA-Organisasi Masyarakat Manggala mempertanyakan kinerja anggota DPRD Purwakarta selama tahun 2020. Manggala menilai wakil rakyat itu belum bekerja maksimal hingga menjelang akhir tahun ini.
Manggal menyebut, 45 anggota DPRD yang kini bercokol di Gedung Putih Ciganea belum terlihat kinerjanya khususnya selama pandemi Covid-19 ini.

Ketua Ormas Manggala Ramdan mengatakan, sebagaimana diatur undang undang, lembaga legislatif memilik tiga fungsi yang wajib dilaksanakan. Antara lain legislasi, anggaran, dan pengawasan. Ketiga fungsi itu dijalankan dalam kerangka representasi rakyat.

“Baik kiranya anggota legislatif Purwakarta fokuskan diri pada kebijakan penanggulangan penyebaran Covid-19. Lalu bagaimana mengeluarkan kebijakan bersama eksekutif untuk membangkitkan ekonomi masyarakat yang semakin hari semakin menurun akibat banyaknya peluang kerja yang tutup, demikian dengan meningkatnya gelombang PHK yang mulai terjadi akhir akhir ini,” jelasnya.

Ramdan juga mempertanyakan soal kegiatan DPRD Purwakarta yang secara undang-undang boleh diketahui masyarakat secara umum. Dirinya menegaskan, dalam proses penyusunan rencana kerja tahunan DPRD baik dan haruslah menyesuaikan antara rencana kerja dengan kondisi daerah dengan memperhatikan seluruh aspek yang ada di daerah tersebut.

“Bagaimana cara penjadwalan rencana kerja tahunan? Kami kira bisa diawali dengan sinkronisasi dengan kondisi daerah saat ini. Mau dan akan berapa lama itu di susun. Harus sesuaikan dengan kebutuhan daerahnya,” ujarnya.

Atas dasar di atas, Ramdan berharap anggota DPRD yang kini duduk dapat menunjukan kinerja baik melalui penerbitan Perda atau penganggaran juga pengawasan ke masyarakat secara langsung.

“Apa saja dan berapa sih Perda (inisiatif) yang telah dilahirkan oleh DPRD Purwakarta selama tahun 2020 ini, secara demokrasi masyarakat tentu boleh mengetahui hal itu,” harapnya.(mas/ysp)