Kompas dan Karang Taruna Kompak Promosikan Wisata Sukasari saat Pandemi

Wisata Sukasari
ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES POTENSI WISATA: Pembina Komunitas Pecinta Alam Sukasari Mochamad Aripin dan Ketua Taruna Madang Rojak, saat membahas potensi Wisata di Kampung Madang, Kecamatan Sukasari.

PURWAKARTA-Di awal pandemi Covid-19, sektor pariwisata menjadi salah satu yang paling terpukul. Sepi pengunjung hingga larangan operasional menjadi mimpi buruk, tak hanya bagi para pengelola wisata tapi juga bagi warga sekitar yang selama ini memanfaatkan keberadaan objek wisata tersebut.

Kini, pada masa adaptasi kebiasaan baru (AKB), sektor pariwisata yang sempat mati suri mulai menggeliat. Karenanya, promosi wisata harus dilakukan. Dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan, perlahan tapi pasti sektor ini mulai berangsur membaik.

Demikian diungkapkan Pembina Komunitas Pecinta Alam Sukasari (Kompas) Mochamad Aripin saat ditemui di salah satu destinasi wisata di Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta, akhir pekan lalu.

Pria yang akrab disapa Kang Ipin itu mengatakan, pihaknya terus melakukan promosi pariwisata yang ada di Kecamatan Sukasari dengan berbagai cara.

“Kecamatan Sukasari merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Purwakarta yang memiliki keindahan tersendiri. Gunung-gunung yang menjulang tinggi serta panorama alam yang masih asri sangat berpotensi dikembangankan menjadi destinasi wisata baru,” kata Kang Ipin.

Pengembangan tersebut, sambungnya, dilakukan guna mendongkrak kunjungan wisatawan ke destinasi wisata yang ada di wilayah Kecamatan Sukasari ini. “Pada masa AKB ini kami harus gencar berpromosi. Membuat gebrakan dengan menonjolkan tempat wisata baru ataupun melalui kegiatan sport tourism,” ujar Kang Ipin.

Dijelaskannya, saat ini pihaknya terus meyakinkan masyarakat jika penanganan Virus Korona di Purwakarta, khususnya di Kecamatan Sukasari berjalan dengan baik hingga saat ini.

“Tak hanya itu, penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan, menjadi prioritas utama di lokasi objek wisata yang ada di Kecamatan Sukasari,” ucapnya.

Kang Ipin menambahkan, pihaknya dan juga Karang Taruna setempat konsisten mengingatkan pengelola wisata untuk selalu memberikan pelayanan yang baik kepada para pengunjung. Termasuk dalam menerapkan protokol kesehatan secara konsisten untuk pencegahan Covid-19.

Dirinya pun mengakui, meski berbagai promosi tetap dilakukan, namun masyarakat tidak bisa dipaksa untuk berkunjung dalam waktu dekat.

“Jadi promosi wisata yang ditawarkan ittu untuk jangka panjang, bukan saat ini. Paling tidak kami tanamkan dulu mindset di masyarakat jika Sukasari itu adalah destinasi wisata. Kami juga berharap Virus Korona bisa segera diatasi,” ujar Kang Ipin.

Lebih lanjut dirinya menambahkan, ada beberapa lokasi wisata alam yang ada di Kecamatan Sukasari. Di antaranya, Curug Cimata Indung di Kampung Cisaat Desa Sukasari, Curug Mahrom di Desa Kertamanah dan Curug Tujuh Cibodas di Desa Parungbanteng.

“Selain curug dan pegunungan, ada juga beberapa lokasi yang sering dijadikan lokasi berkemah yakni kampung Madang, Desa Kertamanah. Yang pasti di wilayah kami banyak terdapat potensi pariwisata yang bisa dikembangkan,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Ketua Karang Taruna Kampung Madang, Rojak mengatakan, di kampungnya ini menyuguhkan pemandangan yang asri dengan hantaran pegunungan yang indah dan danau Jatiluhur.

“Kampung Madang ini bakal menjadi wisata perkemahan yang menarik dengan menyajikan keindahan alam. Kami terus mendorong Kampung Madang menjadi tempat wisata baru. Di antaranya dengan menyiapkan fasilitas penunjang yang mampu menarik pengunjung untuk berwisata secara nyaman dan aman,” katanya.(add/vry)