Legok Huni Menuju Desa Bebas Narkoba

TEKAN NARKOBA: Warga Desa Legok Huni Kecamatan Wanayasa saat mengikuti sosialisasi bahaya peredaran dan penggunaan narkoba di wilayah hukum Polsek Wanayasa, Jumat (2/11). ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES

PURWAKARTA-Polsek Wanayasa bersama Desa Legok Huni Kecamatan Wanayasa, bersinergi dalam menciptakan ketertiban dan keamanan di wilayahnya.

Sinergitas antara Polsek dan Pemdes tersebut, di antaranya dalam melindungi warganya dari bahaya peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Dengan menggelar Sosialisasi Bahaya Narkoba, yang dilaksanakan di Aula Desa Legok Huni, Jumat (2/11).

Dalam sambutannya Kepala Desa Legok Huni Rakhmat mengatakan, bahaya narkoba semakin hari semakin nyata terlihat. Oleh karenanya, pihaknya mengajak jajaran perangkat desa, pemuda dan masyarakat desa, untuk bersama-sama mencegah peredaran narkoba di desanya.

“Karenanya, untuk mengantisipasi bahaya dan peredaran narkoba, khususnya di lingkungan desa, saya bersama Kapolsek Wanayasa AKP Sutikno, berinisiatif menggelar sosialisasi narkoba. Alhamdulillah antusias warga sangat tinggi,” kata Rakhmat.

Hal senada disampaikan Kapolsek Wanayasa AKP Sutikno. Dirinya menyebutkan, potensi peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Wanayasa masuk dalam zona kuning.

“Dalam menjaga kondusivitas wilayah, kami memang memiliki personel Bhabinkamtibmas bersama Babinsa, namun jumlahnya terbatas. Karena itu diperlukan keterlibatan seluruh warga, agar ikut peduli terhadap bahaya narkoba,” ujarnya.

Melalui sosialisasi narkoba ini, sambungnya, diharapkan dapat mengedukasi warga dan semakin menambah wawasan terkait bahaya narkoba. “Sehingga warga bisa mengetahui bila ada peredaran narkoba, bisa langsung melaporkannya. Dan ke depan Desa Legok Huni ini, bisa meraih predikat Desa Bebas Narkoba,” kata Sutikno.

Ditemui usai sosialisasi, Kasat Reserse Narkoba Polres Purwakarta AKP Heri Nurcahyo mengapresiasi Kapolsek Wanayasa dan Kepala Desa Legok Huni, yang berinisiatif menggelar sosialisasi bahaya narkoba. Hal tersebut menunjukkan komitmen nyata, dari pemerintah desa, secara proaktif mencegah peredaran narkoba di wilayahnya.

“Kepedulian Pak Kapolsek dan Kepala Desa ini sangat penting, karena dapat mengajak warganya untuk peduli terhadap bahaya narkoba, yang semakin hari peredarannya semakin mengkhawatirkan,” kata Heri.

BACA JUGA:  15 Sekolah Jadi Percontohan, Kampanyekan Program Bersih Narkoba

Selain menyosialisasikan bahaya narkoba, sambung Heri, pihaknya menjelaskan bahaya miras oplosan. “Setelah sosialisasi ini warga semakin paham dan ikut aktif dalam menjaga lingkungannya,” ujarnya.

Bilamana ada hal-hal yang mencurigakan dan diduga berkaitan dengan narkoba, kata Heri, segera laporkan. “Karena pihak kepolisian mustahil bekerja sendiri, tanpa ada dukungan semua pihak, terutama dukungan dari masyarakat umum,” ucapnya.(add/dan)