Mapala Jalak Hitam Polibisnis Peringati Hari Peduli Sampah Nasional

PUNGUT SAMPAH: Mapala Jalak Hitam Polibisnis peringati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) dengan me-launching Unit Bank Sampah dan menggelar Aksi Pungut Sampah, Kamis (21/2). ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES

Launching Unit Bank Sampah dan Gelar Aksi

PURWAKARTA-Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Jalak Hitam Polibisnis menjadikan momen Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) dengan me-launching Unit Bank Sampah dan menggelar Aksi Pungut Sampah, Kamis (21/2).

Bertempat di Kampus Polibisnis Jalan Veteran No. 74, Kelurahan Nagri Kaler, Purwakarta, peringatan HPSN kali ini mengangkat tema Selamatkan Bumi dengan Generasi Peduli Sampah.

Humas Mapala Jalak Hitam Polibisnis Ariana Larasati mengatakan, permasalahan sampah menjadi isu global. “Di sisi lain, kepedulian masyarakat, khususnya generasi muda terhadap sampah, dirasa masih minim,” ujar mahasiswi yang akrab disapa Apung ini.

Karenanya, kata Apung, Mapala Jalak Hitam Polibisnis merasa turut bertanggungjawab memberikan edukasi kepada generasi muda agar peduli terhadap permasalahan sampah.

“Sebagai langkah nyata dan bertepatan dengan HPSN, kami me-launching Unit Bank Sampah di bawah naungan Bank Sampah Panulisan. Unit ini yang ke-8 di Purwakarta,” kata Apung.

Apung menjelaskan, terbentuknya Unit Bank Sampah Mapala Jalak Hitam Polibisnis berawal dari rutinitas anggota Jalak Hitam yang kerap mengumpulkan botol dan gelas plastik di kantin.

“Bayangkan saja, dalam semalam kami biasa mengumpulkan 4-5 karung sampah plastik. Kemudian, jika dilihat sepintas, botol dan gelas plastik ini adalah sampah. Padahal, sampah ini memiliki nilai lebih,” ujarnya.

Karenanya, sambung Apung, kita tabung sampah-sampah itu di Unit Bank Sampah. “Setelah terkumpul, sampah-sampah plastik ini secara rutin dan berkala diambil oleh Bank Sampah pusat,” katanya.

Sementara itu Ketua Mapala Jalak Hitam Polibisnis Ihsan Rinaldi menyebutkan, sedikitnya ada 250 peserta yang mengikuti kegiatan ini. “Ke-250 peserta ini berasal dari berbagai sekolah di Purwakarta,” ujar Ihsan.

Di antara peserta yang paling antusias adalah kawan-kawan dari SLB yang sangat bersemangat mengikuti aksi pungut sampah.

BACA JUGA:  Otonomi Daerah Dorong Kemandirian dan Kesejahteraan Masyarakat

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada Mapala-mapala dari berbagai kampus di Purwakarta. Bahkan kawan-kawan Mapala dari Subang, Karawang, Bandung, Jakarta, hingga Medan pun menyempatkan hadir,” katanya.

Dirinya berharap, berbagai kegiatan dan aksi dalam peringatan HPSN kali ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat. “Khususnya generasi muda terhadap pengelolaan sampah yang bermanfaat dan memiliki nilai lebih,” ucapnya.(add/dan)