Minim Sarana Baca, Harapkan Bantuan

TAMAN BACA: Lapas Purwakarta menyulap saung santai, menjadi taman bacaan bagi warga binaan. Pihak Lapas tengah mengajukan permohonan bantuan perpustakaan. ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES

PURWAKARTA-Dalam rangka menanamkan minat baca, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Purwakarta, memberi ruang terbuka untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), guna mencari dan menambah wawasan informasi, melalui bahan bacaan dengan memanfaatkan tempat yang ada.

Kalapas Purwakarta Suprapto menyampaikan, sarana seperti perpustakaan di Lapas Purwakarta sudah ada, akan tetapi belum dapat dikatakan sebagai perpustakaan, sehingga belum menarik minat baca bagi WBP.

“Untuk itu, kami manfaatkan saung yang ada di dalam lapas, sebagai taman bacaan. Awalnya saung itu, sebagai tempat bersantai, kini kita manfaatkan sebagai taman bacaan bagi WBP,” ucapnya.

Saung itu, memang belum resmi sebagai taman bacaan. Tetapi, kata Suprapto, setidaknya akan menarik minat baca bagi WBP, walau masih kurangnya bahan-bahan bacaan yang tersedia saat ini.

Untuk melengkapi fasilitas yang terdapat dalam perpustakaan, pihak Lapas Purwakarta, sudah mengajukan permohonan bantuan berupa buku dan bahan bacaan lainnya ke Gubernur Jawa Barat, melalui Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, baik di tingkat Provinsi Jabar mau pun Kabupaten Purwakarta.

“Harapannya semoga bisa menjadi perhatian Forum Taman Baca Masyarakat (FTBM) yang ada di Kabupaten Purwakarta, untuk membantu kegiatan pembinaan. Pasalnya, gerakan literasi ini menjadi program pemerintah, dengan begitu budaya literasi nantinya akan berkembang dan menambah wawasan masyarakat khususnya di Lapas Purwakarta,” ucap Kalapas.(add/dan)