Pelaku Pembacokan Satu Keluarga Ditangkap, Kondisi Korban Mulai Membaik

GARIS POLISI: Kondisi rumah korban pembacokan tampak dipasang garis polisi.ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES

PURWAKARTA-Polisi dikabarkan telah menangkap pelaku pembacokan satu keluarga di Munjuljaya, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta. Dikonfirmasi terkait penangkapan tersebut, Satreskrim Polres Purwakarta belum memberikan keterangan resminya.

Namun, di beberapa media, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga membenarkan hal tersebut. “Sudah diamankan Polres Purwakarta. Motif dan detail lainnya masih didalami penyidik,” ujarnya, Rabu (22/4).

Sementara itu, kondisi terkini korban pembacokan saat ini mulai membaik setelah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Korban bernama Kurniawati (36) mendapatkan perawatan di RSUD Bayu Asih, sedangkan suaminya, Dedi Rukmayadi (35) dirawat di RS Siloam, beserta anak perempuannya.

Direktur Utama RSUD Bayu Asih dr Agung Darwis menyebutkan, kondisi Kurniawati sudah membaik. Agung menjelaskan korban mengalami luka di bagian kepala, leher, tangan kiri dan kanan, dan lengan kanan bagian atas. “Terlihat akibat sabetan senjata tajam. Korban datang ke IGD ini kemarin dan memang pendarahannya banyak,” katanya di RSUD Bayu Asih, Rabu (22/4).

Agung menambahkan, Tim Medis RSUD Bayu Asih telah melakukan operasi terhadap Kurniawati. “Korban ini seorang perawat di kamar operasi (bedah) dan biasa membantu operasi jadi sekarang justru dioperasi dan masuk ICU,” ujarnya.

Dirinya pun berharap korban yang juga anak buahnya itu bisa segera pulih. “Mudah-mudahan secepatnya bisa sembuh dan minta doa dari semuanya. Postrauma ini agak susah untuk dikembalikan. Tapi, kabar gembiranya korban sudah bisa diajak mengobrol kembali,” katanya.

Terpisah, Marketing RS Siloam Purwakarta, Rudy Hadinata mengungkapkan pasien korban kasus pembacokan di wilayah Munjul, atas nama Dedi Rukmayadi (35), tengah mendapat penanganan di ruang HCU (high care unit).

Seperti diketahui korban atas nama Dedi Rukmayadi (35) dan anak perempuannya dibawa ke RS Siloam Purwakarta.

“Pasien sedang proses stabilisasi seperti pemberian transfusi darah. Jadi, kalau sudah stabil akan dilakukan operasi,” katanya saat dihubungi melalui telepon selulernya.
Disinggung terkait kondisi korban yang kemungkinan mengalami luka parah, Rudy menyebut kedua korban ini tak terlalu mengalami luka serius. “Enggak parah,” ujarnya singkat.(add/vry)