Pemdes Kecantol Ambulans Wulling

Ambulance Wulling.

PURWAKARTA-Sejumlah Kepala Desa di Kecamatan Bojong mengakui kekagumanya atas mobil produksi China bemerk Wulling, tipe ambulans. Mobil tersebut, mulai ditawarkan ke sejumlah Pemdes di Purwakarta, menyusul akan segera dicairkanya Dana Bagi Hasil Pajak (DBHP) yang diprediksi akan bergulir akhir bulan Maret 2019 mendatang.

Kades Pangkalan Kecamatan Bojong HR Sodhikin mengatakan, DBHP akan cair, akan tetapi dananya akan dibelikan kendaraan operasional pelayanan masyarakat, khususnya Ambulans untuk sejumlah desa di Kecamatan Bojong. Bisa juga kecamatan lain di Purwakarta yang belum miliki kendaraan ambulans.

“Bagi kami di Pemdes Pangkalan dana itu akan kita alokasikan untuk beli ambulans desa yang memang kita belum memiliki,” kata HR Sodhikin yang akrab disapa Abah Ikin.

Dari sekian banyak penawaran kendaraan tipe ambulans, beberapa Pemdes di Kecamatan Bojong sepertinya akan menjatuhkan pilihan pada Mobil China dengan merk Wulling.
Alasan Bah Ikin memilih Wulling, ambulans yang diproduksinya lebih terang dari sisi penyinaran. Di ruang chargo belakang, terdiri dari kaca. Meski kaca ini agak gelap, tapi bisa tembus cahaya dari luar dan itu saya sukai,” kata Abah Ikin sambil memperlihatkan prototype ambulans dari Wulling.

Soal harga, yang menurut penawaran dipatok lebih tinggi dari pesaing utamanya produk Jepang, Abah Ikin menuturkan, tipe yang sama merk Wulling ini relatif lebih mahal, dipatok dikisaran harga Rp 188 juta per unit. “Sepertinya kita akan pilih Wulling,” tukas HR.Sodikin yang juga menjabat ketua APDESI tingkat Kecamatan Bojong itu.

Bahkan nanti bisa jadi, lanjutnya, desa-desa yang kini belum memiliki ambulans, akan ikuti pilihan Pemdes Pangkalan. “Memilih mobil China itu, meski diakui itu baru merupakan pilihan pertama, sebab ada pilihan kedua yang menempel ketat yakni Ambulan dari Merk Jepang jenis APV,” tukasnya.

Ditempat terpisah, Bendahara Desa Sukamanah Kecamatan Bojong, Ega mengatakan hal serupa soal ketertarikanya atas ambulans produk Wulling itu. “Kita juga sepakat, akan memutuskan ambil Wulling hanya saja, namun yang memilki kewenangan putusan akhir adalah Kades, dari hasil rapat nantinya,” ungkapnya.(dyt/vry)