Pemuda Inspiratif, Adu Konsep dan Kreativitas

Kompetisi Pendukung Disambut Antusias

PURWAKARTA-Sukses digelar di Lhokseumawe, Banda Aceh, Bukittinggi, Padang, Polewali Mandar, dan Singkawang, event Pemuda Inspiratif 2018 berlanjut di Purwakarta, Sabtu (13/10).

Bertempat di Lapangan Sahate, ajang para pemuda berkompetisi dalam konsep dan kreativitas ini, dimulai sejak pukul 09.00 pagi. Antusias peserta dan penonton pun sangat tinggi, terbukti meski registrasi baru dibuka, pada pukul 08.00 pagi, namun venue sudah dipadati peserta sejak setengah jam sebelumnya.

Pemuda Inspiratif dimeriahkan dengan kompetisi pendukung atau supporting event. Meski sifatnya pendukung, namun mendapat sambutan luar biasa. Ada tiga supporting event yang ditampilkan, yakni Lomba Kreasi Baris-Berbaris (LKBB), tari tradisional, serta kompetisi band.

Pada hari pertama, supporting event yang dihadirkan adalah LKBB. Ratusan peserta LKBB mengikuti jalannya kompetisi. Suasana semakin meriah karena setiap peserta tampil dengan dukungan suporter.

Tak hanya LKBB, kemeriahan juga hadir saat kompetisi tari tradisional berlangsung. Ratusan penonton tampak begitu semarak, menonton penampilan peserta tari tradisional, yang berasal dari beberapa sekolah dan sanggar tari di Purwakarta.

Keseruan pun terasa, saat kompetisi utama Pemuda Inspiratif berlangsung. Melalui seleksi yang ketat, juri akhirnya memilih 20 finalis untuk melaju ke tahap berikutnya.

Salah satu peserta yang lolos adalah, Khoerunnisa dengan ide kreatif berupa produk minuman kemasan ZAM. Minuman yang dikemas di dalam botol tersebut adalah campuran dari jus kurma dan susu. “Usaha ini sudah saya mulai sejak 2016. Nama ZAM sendiri adalah kependekan dari nama putra saya, Zulfan Arsyad Mardiansyah,” ujar Khoerunnisa.

Menurutnya banyak manfaat yang bisa didapat dari ZAM, di antaranya adalah meningkatkan energi, mengatasi masalah susah tidur, mengobati batuk secara alami, dan menambah selera makan. Khoerunnisa optimis produknya dapat dikenal masyarakat luas.

“Dengan mengikuti kompetisi ini, saya berharap ZAM bisa tersebar lebih luas. Saat ini, distribusi produk ini, hanya terbatas di Purwakarta dan sekitarnya,” katanya.

Ditemui di sela kegiatan, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Budaya Kabupaten Purwakarta, Drs H Agus Hasan Saepudin mengatakan, pihaknya menyambut baik adanya kegiatan Pemuda Inspiratif ini, yang merupakan hasil kerjasama dengan Kemenpora.

“Para pemuda khususnya di Purwakarta, bisa secara bersama-sama menyalurkan bakat dan kreativitasnya masing-masing. Ini sangat positif, terlebih saat ini, banyak sekali hal-hal negatif yang dapat mempengaruhi para pemuda,” ujarnya.

Agus juga mengajak para pemuda di Purwakarta untuk berlomba-lomba memotivasi kreativitasnya. “Baik itu di bidang pariwisata, pertanian, budaya, kesehatan, olahraga dan lainnya. Sehingga bisa menginspirasi para pemuda lainnya, untuk menunjukkan kabisanya,” kata Agus.

Dirinya berharap, ke depan di Purwakarta akan semakin banyak kegiatan serupa. “Kegiatan sarat manfaat ini, sangat ditunggu-tunggu para pemuda. Pun halnya dengan Disporaparbud siap mendukung penuh,” ucapnya.(adv/add)