Pencegahan Covid-19 yang Diterapkan Siloam Hospitals

Siloam Hospitals.

PURWAKARTA-Selama beberapa bulan, dunia internasional diguncang oleh Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 yang telah menular ke lebih dari 95.000 orang di berbagai negara.

Dengan respons cepat dan tanggap oleh pihak Pemerintah dan Kementerian Kesehatan, proses skrining telah terkoordinasi di seluruh rumah sakit di indonesia.

Namun, dengan adanya konfirmasi dua kasus positif di Indonesia, kewaspadaan dan upaya pencegahan perlu ditingkatkan untuk memperlambat penyebaran Covid-19 di Indonesia.
Berbagai upaya telah dilakukan oleh negara-negara lain dalam mengendalikan penyebaran Covid-19.

Berdasarkan pembelajaran tersebut, Siloam Hospitals Group telah menerapkan beberapa best practice demi keamanan pasien, pengunjung, tenaga medis, dan komunitas sekitar.
Namun demikian, upaya pengendalian penyebaran Covid-19 haruslah dilakukan oleh seluruh masyarakat dan dimulai oleh setiap individu.

“Kami memberikan beberapa panduan yang telah diterapkan di setiap rumah sakit kami dan juga membagikan langkah-langkah yang perlu menjadi perhatian dan prioritas kita bersama,” ujarnya melaui rilis yang diterima Pasundan Ekspres, Ahad (8/3).

Pencegahan di Lingkungan Rumah Sakit

1. Limitasi Akses Masuk.
Akses masuk rumah sakit hanya melalui pintu masuk yang ditentukan dan Instalasi Gawat Darurat (IGD).

2. Limitasi Jumlah Pengunjung
a. Setiap pasien hanya boleh didampingi oleh satu orang.
b. Himbauan untuk membatasi kunjungan ke pasien, termasuk kunjungan rohani.

3. Skrining kondisi pasien sebelum pasien memasuki rumah sakit.

a. Pengukuran suhu tubuh.
b. Pengisian formulir pernyataan kesehatan oleh pasien.
c. Pemeriksaan lebih lanjut di tempat terpisah bagi pasien dalam pemantauan, dalam pengawasan, dan
suspect Covid-19.

4. Isolasi.
Pasien dengan kriteria pemantauan dan pengawasan ditempatkan di ruangan isolasi sesuai standar WHO.

5. Rujukan untuk Uji Konfirmasi, sesuai arahan Kementerian Kesehatan, pasien suspect akan dirujuk ke rumah sakit yang ditetapkan oleh Kemenkes.

Pencegahan di Lingkungan Umum

1. Cuci tangan dengan sabun dan air setidaknya selama 20 detik. Hindari menyentuh objek di area publik
(misalnya gagang pintu, rel tengga/eskalator, tombol lift). Penularan virus adalah melalui droplet yeng
tertinggal di permukaan benda mati yang kita sentuh.
2. Bila sakit, lakukan isolasi diri dengan berdiam di rumah dan membatasi interaksi dengan orang Iain.
3. Bekerja sama dengan petugas kesehatan untuk proses skrining yang dilakukan oleh pihak yang
berwenang di mana pun Anda berada (misalnya, di rumah sekit, bandara, sekolah, dll).
4. Tidak bersalaman/berjabat tangan.
5. Hindari keramaian dan pertemuan dengan benyak oreng (misalnye rapat besar, konferensi, dll).
6. Jangan panik dan jangan mudah terpancing dengan berita yang tidak bertanggung jawab.

Melalui Kementerian Kesehaten, pemerintah Indonesia juga telah menyediakan kontak hotline yang dapat dihubungi terkait Covid-19 di nomor (021) 5210 411 atau 0812 1212 3119.
Daftar RS rujukan Covid-19 di wilayah DKI Jakarta, di antaranya RSPI Dr Sulianti Saroso, RSU Persahabatan, RSPAD Gatot Soebroto.

Sedangkan di Banten, ada dua rumah sakit rujukan, yakni RSU Serang, RSU Tangerang.
Di Surabaya, yang menjadi rumah sakit rujukan adalah RSU Dr Sutomo. Ada pun di Bali di antaranya RSU Sanglah, RSU Tabanan, dan RSU Sanjiwani Gianyar.(rls/add)