Polisi “Selamatkan” Siswa dari Hambatan PJJ

DUKUNG PJJ: Satpolair Polres Purwakarta mendukung PJJ dengan menyediakan jaringan internet gratis dan menyediakan laptop bagi para pelajar di sekitar Mako Polair. ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES

Sediakan Jaringan Internet dan Laptop

PURWAKARTA-Satuan Polisi Perairan atau Satpolair Polres Purwakarta menunjukkan kepeduliannya terhadap para pelajar yang saat ini tengah melaksanakan proses kegiatan belajar mengajar secara daring.

Seperti diketahui sejak pandemi Covid-19 terjadi pada Maret 2020 lalu, pemerintah mengambil kebijakan dengan menerapkan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) untuk melanjutkan sistem pembelajaran.

Hanya saja, bagi sebagian masyarakat, terlebih yang terdampak pandemi Covid-19, PJJ malah menimbulkan masalah baru. Mulai dari kebutuhan kuota untuk belajar hingga ketersediaan gawainya.

“Inilah yang mendorong kami untuk turut serta menunjukkan kepedulian kepada masyarakat, khususnya kepada para pelajar yang tengah melaksanakan PJJ. Yakni dengan menyediakan jaringan internet atau WiFi gratis dan beberapa unit laptop,” kata Kasatpolair Polres Purwakarta AKP Febriyanto SH kepada koran ini, Kamis (17/9).

Layanan internet gratis tersebut dibuka sejak Senin (14/9/2020), dan hingga hari keempat disambut antusias para pelajar sekitar. “Kami mulai membuka layanan ini pada pukul 09.00. Silakan para pelajar yang hendak mengikuti ujian tengah semester, mengerjakan tugas, atau belajar daring datang ke Makopolair jangan sungkan,” ujar Febriyanto.

Dirinya pun memastikan selama proses belajar daring di Makopolair tetap memperhatikan protokol kesehatan. Mulai dari kewajiban menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, jingga menjaga jarak.

“Selama proses belajar daring juga didampingi beberapa personel Satpolair. Jadi kalau ada kebutuhan apa, misal jaringan tiba-tiba hilang atau ada yang merasa haus, tinggal minta tolong saja ke personel yang berjaga,” ucapnya.

Satpolair Polres Purwakarta juga ke depannya menyediakan jaringan WiFi Mobile sehingga bisa dimanfaatkan para pelajar yang berada di pesisir. “Kami melakukan sebisa mungkin yang dapat kami lakukan untuk pendidikan anak-anak di tengah pandemi ini,” kata Febriyanto.(add/ysp)