Seorang Gadis Bunuh Diri Dalam Kamar, Korban Dikenal Pendiam di Keluarga

EVAKUASI: Mengenakan APD siaga korona, petugas Forensik Polres Purwakarta evakuasi seorang warga gantung diri. MALDIANSYAH/PASUNDAN EKSPRES

PURWAKARTA-Seorang gadis bernama Tasya Noviyane bin Dian Herdiyana (25), Warga Rt 01 Rw 04 No 74 Kel Ciseureuh Kecamatan Purwakarta ditemukan tak bernyawa di dalam kamarnya. Tasya diketahui tidak bernyawa oleh keluarga sekira pukul 10:00 WIB, Selasa (21/4).

Mengenakan kaos putih, celana loreng hijau, Tasya ditemukan tergantung dibalik pintu kamarnya. Seutas tali nilon terlihat melilit leher korban. Posisi tubuh berdiri tegak, tali nilon yang melilit leher korban, nampak terikat kuat di sela tembok kusen pintu kamarnya.

“Kami masih cari keterangan ke pihak warga dan keluarga, kenapa korban nekat mengakhiri hidupnya,” ungkap Lurah Ciseureuh Ya’i Nuhaerun di lokasi kejadian.
Tim Forensik Polres Purwakarta yang datang ke lokasi sempat kesulitan mengevakuasi korban. Pasalnya, pintu kamar korban terkunci dari dalam.

Sempat memutar ke belakang rumah mencari jalan masuk ke kamar korban, Tim Forensik Polres Purwakarta akhirnya berhasil masuk ke dalam kamar korban dengan membongkar kunci kamar.

“Kami akan bawa mayat korban ke rumah sakit untuk diotopsi,” ungkap salah satu petugas Forensik, Iptu Romli.

M (24) teman sekamar korban yang nge-kost di rumah korban menuturkan, Caca sapaan akrab korban, terdengar bertengkar dengan seorang lelaki yang diduga teman dekat korban pada malam Minggu (19/04) lalu, via video call.

Korban yang dikenal pendiam oleh keluarga dan temannya ini, memang tidak pernah mengeluhkan soal kondisi pribadinya termasuk soal kehidupan pribadinya dengan siapapun.

“Terakhir Caca telponan atau video cal sama pacarnya malam minggu lalu, tadi pagi jam 09:30 WIB pagi, malah masih sempat keluar kamar dan beraktivitas biasa. Sekira pukul 11:00 WIB, saya dan keluarga korban kaget saat caca ditemukan menggantung di dalam kamarnya. Padahal tadi pagi baik baik saja,” ungkap M teman di lokasi warung kopi kantin Pom Bensin, yang bertepatan di depan rumah korban tempat orang tua korban dan M beraktivitas usaha. (mas)