Tak Kunjung Sembuh, Buruh Bangunan Membutuhkan Bantuan

TAK KUNJUNG SEMBUH. Uce (50) tampak berjalan menggunakan bantuan tongkat kruk akibat luka di kakinya yang tak kunjung sembuh. ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES

PURWAKARTA-Uce Sukmana (50) tampak terengah. Jalannya tertatih. Sebuah tongkat kruk membantu langkahnya yang perlahan itu. Sesekali wajahnya pun tampak menahan rasa sakit.

Sejak lima bulan terakhir kondisi tersebut dialami warga Kampung Karajan RT 03/RW 03, Kelurahan Tegal Munjul, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta ini. Duda anak satu ini memiliki luka di jari kaki sebelah kanan. Bahkan, jari kelingkingnya tampak menghitam.

“Dulu pernah ke Bayu Asih (RSUD). Alhamdulillah warga sini yang udunan. Darah normal, tapi kaki saya nggak sembuh-sembuh. Sudah ada lima bulan (kondisi) ini,” kata Uce yang sebelum sakit bekerja sebagai buruh bangunan ini.

Uce saat ini tinggal menumpang di rumah mantan kakak iparnya. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Uce pun mengandalkan pemberian para tetangganya.
“Pengin sembuh. Pengin bisa nembok lagi biar dapat uang. Tapi untuk biaya ke rumah sakitnya nggak ada. Cuma bisa berdoa saja,” kata Uce saat ditemui di rumah mantan kakan iparnya itu.

Salah seorang tetangga Uce yang juga tokoh pemuda setempat, Dudus Dasuki menyebutkan, warga di sini banyak yang membantu Uce. “Tanpa diminta, warga secara bergiliran rutin membantu Pak Uce. Terutama untuk makan sehari-hari,” ujarnya.
Untuk berobat ke rumah sakit, sambungnya, Uce masuk kategori pasien umum karena ada beberapa syarat yang belum dipenuhinya. “Katanya aplikasinya belum lengkap, saya juga kurang hapal. Jadinya masuk pasien umum. Otomatis biaya berobatnya besar,” kata Dudus.

Dirinya pun memohon kepada seluruh masyarakat yang peduli, atau para dermawan yang mau membantu Uce. “Mudah-mudahan ada yang terketuk pintu hatinya dan bersedia membantu pengobatan Pak Uce,” kata Dudus.(add/ysp)