Tim Universitas Finlandia Berkunjung ke Cendekia

KUNJUNGAN PENDIDIKAN: Tim Universitas Finlandia saat berkunjung ke Kampus SDIT Cendikia, dalam rangka menularkan program pendidikan di Finlandia. ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES

PURWAKARTA-Tim Universitas Finlandia (Finland University) yang terdiri dari Vice President Mr. Pasi Kaskinen, Mrs. Minna Nakihonko, dan Mrs. Mari, memenuhi undangan untuk berkunjung ke Kampus SDIT Cendekia, kemarin (12/9).

Kunjungan kali ketiga itu, bisa terlaksana berkat kerjasama yang terjalin baik antara Ketua Pembina Yayasan Sumber Daya Insani (Yasri) yang menaungi SDIT Cendekia, DR. H. Agus Muharam dengan Pihak Yayasan IKDE yang menaungi SD Plus Mutiara Insani, Wiwi.

“Kedatangan Tim Ahli Pendidikan dari Universitas Finlandia ini, sangat positif bagi guru-guru Cendekia. Seperti diketahui Finlandia ini memiliki sistem pendidikan terbaik di dunia,” kata Agus.

Dijelaskannya, meski kunjungan tersebut terbilang singkat, namun dapat memotivasi para guru. “Mr Pasi sangat ramah. Berbagai pertanyaan yang diajukan para guru dijawabnya dengan lugas. Ini yang membuat kunjungan tersebut berkesan meski hanya sebentar,” kata Agus.

Sementara itu Kepala Sekolah SDIT Cendekia Andri Purwa Nugraha didampingi Kepala Sekolah SMPIT Cendekia Rini Rosmiati mengatakan, melalui kunjungan tersebut pihaknya bisa mengenal sistem pendidikan yang diaplikasikan di Finlandia.

“Tak banyak namun sangat bermanfaat. Misalnya terkait sistem kurikulum, guru yang wajib memotivasi muridnya, hingga tidak adanya PR. Khusus yang terkahir disebut, sudah mulai kita praktikkan sejak 2016 lalu, dan hasilnya cukup efektif,” kata Andri.

Yang paling bermanfaat dan bisa kita terapkan, kata Rini, adalah bagaimana cara menyamakan frekwensi antara guru dan orangtua di rumah. “Jadi, proses belajar itu tak melulu di sekolah, tapi juga dilakukan di rumah. Selain itu, minat baca juga harus terus ditingkatkan,” ujar Rini.

Ditemui di akhir kegiatan, Mr Pasi mengungkapkan, keberhasilan negaranya di bidang pendidikan tidak serta merta terjadi begitu saja, melainkan dicapai melalui proses panjang. “Hal lain pun harus mendukung, salah satunya soal pembiayaan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Peran Penting Kepala Sekolah untuk Sosialisasi P4GN

Di negaranya, sambung dia, sistem pendidikan dipisahkan dari politik. “Jadi siapa pun pemimpinnya atau siapa pun menteri pendidikannya, tak akan mengubah sistem pendidikan yang sudah berjalan,” ucapnya.

Usai kunjungan ke Cendekia, Tim Universitas Finlandia melanjutkan kunjungan ke Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Purwakarta untuk bertemu Direktur UPI Kampus Purwakarta Prof Turmudi beserta jajaran dosen dan para mahasiswa.(add/dan)