Sinergikan Pembangunan Jabar Lewat KOPDAR

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (KOPDAR) Triwulan III Tahun 2019 di Hotel Pantai Indah Timur, Kab. Pangandaran, Kamis (26/9/19).

KAB. PANGANDARAN – Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat di bawah kepemimpinan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum membuat tiga indikator dalam pemberian bantuan keuangan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.

Indikator pertama berkaitan dengan pemerataan, yakni bantuan keuangan yang diberikan berdasarkan kondisi kabupaten/kota seperti jumlah penduduk, Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan luas wilayah. Indikator kedua berkaitan dengan performa kabupaten/kota.

Terakhir adalah capaian atas target-target provinsi atau kontribusi kabupaten/kota dalam menyukseskan program-program Pemdaprov Jabar. Ketiga indikator itu menjadi pegangan Pemdaprov Jabar dalam menyalurkan bantuan keuangan.

“Karena semua adalah warga kita, untuk kesejahteraan warga kita, kita perlu bekerja sama,” kata Gubernur Jabar Ridwan Kamil dalam Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (KOPDAR) Triwulan III Tahun 2019 di Hotel Pantai Indah Timur, Kab. Pangandaran, Kamis (26/9/19).

BACA JUGA:  Si Perut Laper Diproyeksi ke Kompetisi Internasional PBB

“Saya menitipkan beberapa program dari provinsi yang perlu disukseskan. Pada dasarnya sebagian besar itu butuh koordinasi karena anggaran banyak dari provinsi,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Emil –sapaan Ridwan Kamil—memaparkan sejumlah program Pemdaprov Jabar, seperti Jabar Quick Response (JQR). Menurut dia, sejak diluncurkan, JQR sudah menerima 57.187 aduan, merespons 34.364 aduan, dan berhasil menindak 404 aduan.