932 Warga Subang Jadi Tenaga Pelipat Surat Suara Pemilu

MELIPAT: Ratusan tenaga pelipat surat suara Pileg dan Pilpres di tempat yang telah ditentukan KPU. YUGO EROSPRI/PASUNDAN EKSPRES

KPUD Mengupah Rp 75/lembar

SUBANG-Sekitar 932 orang warga subang alih profesi sebagai pelipat surat suara Pileg dan Pilpres, di KPUD dengan upah Rp 75/lembar, Senin ( 4/1 ).

Ketua KPUD Subang Suryaman saat ditemui Pasundan Ekspres di lokasi mengatakan, adanya sortir dan pelipatan suara yang dilakukan tersebut dilakukan, karena satu bulan akan digelar pileg-pilpres 2019.

“Ya memang hari ini kita gelar penyortiran dan pelipatan surat suara untuk pileg-pilpres 2019 dan kita berdayakan 932 orang, yang sudah berpengalaman,” katanya.

Pelaksanaan penyortiran dan pelipatan surat suara tersebut di gelar di 4 tempat yaitu, di gedung SKB, Aula PGRI, Gedung GOW dan di aula Kantor Kelurahan Sukamelang.

“Ya hari ini untuk surat suara DPR RI dan mereka sangat antusias,” tuturnya.

Sekretaris KPUD Subang Purwani menambahkan untuk para tenaga penyortir dan pelipat suara tersebut di upah Rp 75/lembar surat suara dan pengerjaan tersebut digelar pada jam 08,00 wib – 16.00 wib, dan diberi tambahan makan siang saat istirahat.

“Kita targetkan 9 Maret rampung. Dan untuk surat suara yang mrusak kita kembalikan dan diganti,” imbuhnya.

Yuyun Yulianingsih warga Kelurahan Soklat mengatakan, dirinya pernah melipat suara pada saat menjelang pelaksnaan pilkada 2018 digelar, diakuinya penghasilan cukup menjanjikan.

“Kemaren dalam pilakada 2018 pernah ikut meliput suara , sekarang ikut lagi , saya kan pelatih senam jadi ya seperti ini jadi butuh buat dapur tetap ngebul,” pungkasnya. (ygo/dan)

BACA JUGA:  Dedi Siapkan Metode Menangkan Jokowi-Ma’ruf