Akses Jalan ke Pelabuhan Patimban Sudah 89 Persen, Jalan Tol Masih Pengusulan Interchange

pelabuhan patimban
PENGASPALAN: Akses Jalan menuju Pelabuhan Patimban mulai dilakukan pengaspalan. Saat ini progres pekerjaan jalan yang menghubungkan Jalur Pantura ke Area Pelabuhan Patimban sudah mencapai 89%. YOGI MIFTAHUL FAHMI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Pembangunan access road/akses jalan menuju Pelabuhan Patimban mulai masuki tahap pegaspalan. Saat ini, progress pekerjaan di Access Road hingga 1 Juli sudah mencapai 89%. Jalan juga sepanjang 8,2 KM saat ini sudah mulai menyambung.

PPK Paket IV Kementria PUPR Noor Fachri S.T M.T mengatakan, sisa 11 persen untuk pekerjaan akses jalan yang krusial saat ini ada di proses pekerjaan flyover 4 yang ada di backup area, termasuk beberapa item lain seperti pekerjaan pengaspalan, marka jalan dan drainase.

“Saat ini pekerjaan akses jalan sudah sepenuhnya terhubung. Hanya di fly over 4, itu masih ada erection-erection (pekerjaan struktur jalan) termasuk nanti mengangkat girder,” ucap Fachrie saat ditemui Pasundan Ekspres.

Nantinya, seluruh akses jalan akan ditutupi dengan aspal hingga kebagian ujung. Termasuk dengan Lampu PJU yang terpasang untuk membuat penerangan di akses jalan menuju Pelabuhan Patimban.

Jalan ini termasuk daerah khusus

“Kita menyebutnya black top, kenapa Black top? Karena ini lebih ke maintenance, sebab ini kan jalan elevated. Lalu juga jalan ini termasuk daerah khusus, mobil kesini bawa kontainer segala macam, jadi harus maksimal peneranganya,” imbuhnya.

Fachrie menambahkan, untuk pekerjaan aspal ini meskipun panjang, namun bisa dilaksanakan lebih cepat. Sehingga progress yang dihasilkan juga bisa mengangkat presentasi capaian pekerjaan. “Karena pekerjaanya cepat, jadi progresnya cukup besar, aspal juga kita pakai dua vendor. Jadi insyaallah secara quality juga kita terjaga,” ujar Fachri.

Soal kapan penyelesaian jalan, Fachri menyebut saat ini tengah dibahas di pemerintah pusat mengenai rencana perpanjangan kedua pekerjaan jalan hingga Oktober. Sebab Kemenhub juga berencana menggelar soft opening di Bulan Oktober.

“Di pusat kita sedang bahas perpanjangan hingga Oktober akhir, apalagi Kemenhub juga berencana ada soft opening di laut sekitar bulan Oktober, jadi kita sesuaikan bisa selesai di Oktober,” tambahnya.

BACA JUGA:  Kemenag Perketat Pengawasan Pondok Pesantren

Baca Juga: Progres Pelabuhan Patimban Capai 75 Persen, Target Rampung Akhir Tahun

Progres Jalan Tol Pemrakarsa Masih Tentukan Interchange Tol ke Patimban.
Sementara itu, mengenai informasi soal progress jalan tol menuju Pelabuhan Patimban, Fahcri menyebut, saat ini sudah mulai tahap pengusulan oleh Badan Usaha Jalan Tol 9 BUJT Pemrakarsanya Jasa Marga dengan konsorsium.

“Terakhir ikut rapat, masih dalam tahap penentuan interchange. Jadi tol dari Cipali masuk ke Pusakanagara, mereka kemarin menanyakan data-data termasuk koordinat termasuk soal saran tol menyambung pas di STA 700,” imbuh Fachri.

Setelah BUJT selesai, akan segera memasuki proses lelang BUJT di Badan Pengenmbangan Jalan Tol (BPJT) Kementrian PUPR. Dari informasi yang dihimpun Pasundan Ekspres, Kementrian PUPR berencana melaksanakan lelang Tol Patimban di Tahun 2020 ini. (ygi/sep)