Anggaran Pemekaran Rp100 Juta Dilahap Covid-19

anggaran pemekaran
AUDIENSI: Forum Pemekaran Pantura Subang saat melakukan audiensi dengan Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Subang. YOGI MIFTAHUL FAHMI PASUNDAN EKSPRES

FP2S Galang Dukungan DPRD

SUBANG-Forum Pemekaran Pantura Subang (FP2S) kembali pertanyakan soal tindak lanjut kajian pemekaran wilayah Pantura. Hal ini diungkapkan Ketua FP2S Sudihartono kemarin (26/7) saat dikonfirmasi Pasundan Ekspres. Sudi menyampaikan pada Jumat lalu, pihaknya, mendatangi gedung DPRD Subang terkait anggaran pemekaran daerah, Jumat (24/7).

Ketua Forum Pemekeran Pantura Subang Sudi Hartono menyebut, dalam audiensi tersebut pihaknya menemui Fraksi Gerindra guna membahas dua hal terkait pemekaran. “Kita akan menanyakan soal hilangnya anggaran pengkajian pemekaran kabupaten yang kabarnya terserap Covid-19, Rp100 juta tahun ini,” kata Sudi.

Selain soal anggaran Rp100 juta, jelas Sudi, pihaknya minta dukungan Fraksi Gerindra dalam proses pemekaran wilayah. “Kedua kita minta dukungan dari Fraksi Gerinda, untuk mendukung langkah-langkah dalam rangka pemekaran wilayah, di kabupaten Subang,” kata Sudi.

Baca Juga: Kajian Pemekaran Pantura Dianggarkan Rp100 Juta

Selain itu, Sudi juga menyampaikan, FP2S terus menjalin komunikasi dengan Kabiro Pemerintahan Provinsi Jawa Barat perihal pemekaran Pantura Subang. Meski masih berlaku moratorium, upaya-upaya yang secara legal dan prosedural masih akan terus dilakukan. “Untuk ke provinsi kita baru sebatas koordinasi saja dengan Kabiro pemerintahan Provinsi Jawa Barat,” jelasnya.

Selanjutnya, FP2S juga bersama Forum Komunikasi Desain Penataan Daerah (Forkodetada) Jawa Barat akan mengadakan koordinasi dengan Gubernur Jawa Barat. “Mudah-mudahan bisa dilaksanakan dalam waktu dekat ini untuk audiensi dengan gubernur,” jelasnya.

Lalu, upaya lain yang akan ditempuh adalah berkoordinasi dengan Komisi 2 DPRD Provinsi Jawa Barat. “Kami sudah melayangkan surat pengajuan audiensi tersebut, insyaallah mudah mudahan segera ada kabar,” jelasnya.(ygi/vry)