APDESI Kabupaten Subang Sesalkan Penolakan APBD Perubahan

SUBANG-Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Subang H Lili Rusnali ikut mengomentari penolakan APBD perubahan 2021 oleh Pemprov Jabar.

Bagi Desa, dampak dari masalah tersebut adalah tidak terlaksananya pembangunan dari aspirasi atau pokok pikiran (pokir) yang menggunakan anggaran APBD perubahan.

Namun, anggaran Bantuan Keuangan Desa/Kelurahan (BKUD/K) disinyalir aman. Namun, H Lili menyesalkan hal ini terjadi, dan mengingatkan agar tidak terulang kembali dimasa yang akan datang.

“Berkaitan dengan dampak dari APBD Perubahan yang ditolak sendiri, bagi desa ataupun bagi teman-teman kepala desa ini pernah kita obrolkan dulu. Apabila APBD perubahan ini ditolak oleh provinsi implikasinya adalah anggaran yang sudah digadang-gadang bisa membiayai pembangunan lewat pokir dari anggota DPRD itu kemungkinan besar tidak terlaksana,” jelasnya.

Selain itu, akan ada beberapa proyek pembangunan infrastruktur yang memang pasti dimasukkan ke APBD tahun 2022. Akan tetapi, yang sifatnya darurat, tetap dapat dilaksanakan.

“Saya sudah berkomunikasi dengan BKAD, Insya Allah itu tidak terganggu dan bukan melalui APBD perubahan tapi melalui parsial 6 ya,” jelas H. Lili.