Askab Subang Agendakan Pemilihan Ketua Baru

KONGRES TAHUNAN. Pengurus dan anggota PSSI Askab Subang menggelar kongres tahunan 2018, di ruang rapat Bupati Subang. VERRY KUSWANDI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) Asosiasi Kabupaten (Askab) Subang menggelar kongres tahunan 2018, di ruang rapat bupati, Sabtu (29/12). Kongres sebagai agenda tahunan merupakan evaluasi dan perencanaan kegiatan sepak bola di Kabupaten Subang ke depan.

Laporan Ketua Panitia Dadang Hermawan diikuti 18 peserta yang menjadi anggota Askab Subang.
“Mudah-mudahan tahun depan lebih maju dan diperhatikan untuk mengibarkan bendera Kabupaten Subang di tingkat provinsi hingga nasional, melalui prestasi yang membanggakan. Banyak pemain bagus asal kabupaten subang yang bermain di divisi utama,” ungkapnya.

Mewakili Plt Ketua Askab Subang Dede Warman, Sekretaris PSSI Askab Subang H. Dadang Kurnianudin, S.Ip., M.Si mengatakan, ada18 persatuan sepak bola dan 2 asosiasi yaitu futsal dan pelatih, yang akan menentukan masa depan sepak bola Kabupaten Subang. Pihaknya prihatin dengan tidak terbangunnya rehabilitasi stadion Persikas Subang pada tahun 2018, karena beberapa hal teknis. “Mewakili aspirasi masyarakat sepak bola Kabupaten Subang, kami sampaikan kepada Bupati dan Wakil Bupati Subang untuk bisa membangun stadion, yang sudsh digambar 4 tahun lalu. Kami berharap, Pemerintah daerah mendukung maksimal pembinaan untuk perkembangan sepak bola di Kabupaten Subang,” katanya.

Kegiatan yang sedang berjalan saat ini,Dadang menambahkan, kompetisi usia 16 masih penyisihan fase grup. Menurutnya, meski tidak ada komandan tertinggi tapi kegiatan harus tetap berjalan. Tugas berat menanti dikala menjadi tuan rumah Porda 2022 tim sepak bola dan futsal dipastikan lolos menjadi peserta. “Kita harus persiapkan dari sekarang. Melalui kongres ini diharapkan bisa ada perubahan dan perbaikan untuk pembinaan sepak bola di Kabupaten Subang,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua KONI Kabupaten Subang Yoyo Kustrio meminta kepada PSSI Askab Subang menunjukan prestasinya. Menurutnya, saat ini yang dilihat prestasinya, bukan kualitas tapi kuantitas harus melebihi prestasi sebelumnya. “Masyarakat olahraga Kabupaten Subang bukan hanya merindukan kompetisi dan turnamen saja, tapi prestasi yang membanggakan di tingkat provinsi hingga nasional,” katanya.

BACA JUGA:  Ratusan Ikan Sungai Cijengkol Mati, Diduga Pencemaran Limbah Pabrik

Sementara itu, Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosadi menyambut baik kongres tahunan PSSI 2018 dan membuka secara resmi kongres tersebut. Menurutnya, perlu pembinaan yang intensif di klub-klub yang ada di Kabupaten Subang. Masa jabatan yang hanya menyisakan 8 bulan diharapkan sinergis dengan kepemimpinan daerah. Wabup juga mengapresiasi Ketua KONI Subang Yoyo Kustrio yang mencatat sejarah Kabuoaten Subang menjadi tuan rumah Porda XIV tahun 2022. “Porda menjadi momen positif, karena selesai Porda venue menjadi aset daerah. Dibutuhkan orang tua asuh untuk membantu mengembangkan sepak bola di Kabupaten Subang. Pemkab akab bantu fasilitasi dengan perusahaan di Kabupaten Subang untuk mendukung sepak bola,” katanya.

Usai dibuka Wakil Bupati, kongres dilanjutkan dipimpin anggota exco, Mas Indra Subhan. “Kesimpulannya, kepengurusan PSSI 2016-2019 yang hanya menyisakan 8 bulan, semua anggota sepakat untuk memilih ketua dan anggota exco, serta tidak melanjutkan sisa masa jabatan. Kemudian pembentukan komisi pemilihan dan komisi banding untuk kongres luar biasa, yang akan dilaksanakan bulan Februari 2019. Pengesahan persatuan sepak bola menjadi anggota baru Askab Subang,” paparnya.

Menanggapi kongres tahunan PSSI Askab Subang, Perwakilan Asprov Jabar, Manager Administrasi Junardi dan Manager Organisasi Rudi Ade mengapresiasi kegiatan tersebut. Junardi menilai, kongres tahunan merupakan keputusan tertinggi dalam statuta PSSI. “Keputusannya akan ada pemilihan ketua baru. Itu sudah benar, karena semua keputusan harus melalui kongres tahunan. Kami berharap, semua tahapan dilalui sesuai aturan yang berlaku,” tandasnya.(vry)