Banjir di Dusun Galian Patimban, Lanal Cirebon dan Muspika Evakuasi Warga

banjir patimban
YOGI MIFTAHUL FAHMI/PASUNDAN EKSPRES EVAKUASI: Lanal) Cirebon evakuasi warga di Dusun Galian Desa Patimban bersama dengan Muspika Kecamatan Pusakanagara dan personil BPBD, Dinkes, dan relawan pada Rabu (27/2) sore.

PUSAKANAGARA- Pangkalan TNI AL (Lanal) Cirebon melalui Personel Satgas Pam Obvitnas Patimban, evakuasi warga di Dusun Galian Desa Patimban bersama dengan Muspika Kecamatan Pusakanagara dan personil BPBD, Dinkes, dan relawan pada Rabu sore (27/2). Hal ini dilakukan untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir di Galian, Patimban, Pusakanagara.

Danlanal Letkol (P) Agung Nugroho mengatakan, personil Lanal Cirebon yang diterjunkan ke lokasi banjir berjumlah 4 orang, dengan didukung 1 unit Perahu Karet dan 10 buah Swimvest.

Keterlibatan personil Lanal Cirebon dalam evakuasi warga di Pusakanagara tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen Danlanal Cirebon dalam membantu pemerintah daerah yang berada diwilayah 3.

Selain itu, bantuan evakuasi  yang dilaksanakan  merupakan kelanjutan dari kesiapan Satgas Banjir Lanal Cirebon yang telah disiapkan sejak Awal Januari 2020.

“Sejak awal Januari 2020, kita (Lanal Cirebon) sudah menyiapkan Satuan Tugas Banjir yang terdiri dari 1 Regu Personil yang tersebar dibeberapa Pos Angkatan Laut (Posal) Lanal Cirebon,” ucap Danlanal Agung Nugroho

BACA JUGA: 8.429 Rumah Terendam, 5.938 Orang Mengungsi

Ia menambahkan, khusus untuk evakuasi warga Kecamatan Pusakanagara, pihaknya menerjunkan personil Lanal Cirebon yang sedang melaksanakan Pengamanan objek vital nasional Pelabuhan Patimban di wilayah Kabupaten Subang.

Hal ini dilakukan guna memudahkan pergeseran tim serta efektifitas dukungan bantuan personil. Selain personil, Lanal Cirebon juga menerjunkan 1 unit Perahu karet.

TERJUNKAN PERAHU KARET

“Kemarin yang kita evakuasi warga terkena dampak Banjir total berjumlah 50 Kepala Keluarga. Namun saat proses evakuasi yang diutamakan adalah orang tua kondisi sakit/Lansia, ibu-ibu hamil serta bayi. Total yang telah dievakuasi berjumlah 6 orang yaitu 2 orang ibu-ibu lansia, 2 orang ibu-ibu hamil serta 2 orang bayi. Hal ini dikarenakan warga masih bertahan didalam rumah masing-masing.  Sementara ketinggian air didaerah banjir berkisar antara 50 cm sampai 1 Meter,” jelasnya.

Sementara itu, Danramil Pusakanagara Kapten Sanadi mengatakan, banjir di Dusun Galian tersebut memberikan dampak pada 412 KK dengan jumlah penduduk 946  orang. “Kita terus lakukan penanganan dan evakuasi, bersama Muspika juga dari Lanal dan pihak terkait lainnya untuk membantu masyarakat,” imbuhnya.

Camat Pusakanagara Muhamad Rudi juga menyebut, Muspika saat ini kembali berangkat ke Dusun Galian bekerjasama dengan Puskesmas Pusakanagara untuk membantu pengobatan dan kesehatan warga di Galian yang terkena banjir.

“Kita kembali lagi ke Galian juga bersama Muspika dan Ibu Bhayangkari bantu pengobatan untuk warga,” imbuhnya.

Kapolsek pusakanagara AKP Hidayat mengatakan, upaya monitoring banjir dan penanganan didaskalia terus diupayakan hingga saat ini.

“kami siagakan bhabinkamtibmas disana, juga tadi pagi telah melakukan pengobatan. Bersama ibu-ibu Bhayangkari intinya kita terus memonitor,” tambahnya.(ygi/ded)