Bantuan Permodalan untuk Pekerja Tambak Cari Formula Baru

ASPIRASI: Petani tambak saat menyambangi kediaman Bupati Subang H Ruhimat dan berdialog soal perikanan. YOGI MIFTAHUL FAHMI PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Usai bertemu dengan Bupati Subang, petambak asal Pantura Waryanto atau Iyan menyampaikan, Program Bupati Subang mengenai permodalan untuk pekerja tambak dinilai baik dan diapresiasi.

Hanya saja, menurutnya, Bupati harus mencari formula baru dalam penyaluran bantuan tersebut agar dapat dinikmati oleh masyarakat pekerja tambak. “Programnya sangat baik, tapi harus ada skema baru formula baru. Sebab kalau lewat perbankan ya memang ada beberapa kendala yang pernah saya sebutkan sebelumnya,” kata Iyan ketika dikonfirmasi Pasundan Ekspres soal hasil pembicaraannya dengan Bupati Subang H Ruhimat dikediaman Bupati Subang Sabtu (12/9).

Iyan menambahkan, Program bantuan permodalan tersebut akan dilakukan Melalui Dinas KUPP Kabupaten Subang. “Penyaluran nya lewat dinas koperasi dengan skema lembaga pengelola dana bergulir (LPDB) lewat Dinas Koperasi dan melibatkan perbankan,” ucap Iyan.

Ia menambahkan, kendalanya ialah masih banyak petambak terutama yang kecil atau pekerja tambak yang terganjal seperti persyaratan BI Checking, tak memiliki agunan atau agunan yang masih belum bersertifikat dan masih berbentuk seperti AJB, Kitir hingga Surat Keterangan Desa (SKD). “PR terbesar nya disitu. Misal masih banyak juga petambak yang kecil yang memang memiliki kredit atau pinjaman di Bank itu kan jadi satu kendala juga,” ungkapnya.

Iyan menambahkan sebenarnya dengan cara penyaluran yang akan disiapkan seperti pengajuan secara kelompok dengan maksimal anggota kelompok mencapai 30 orang dengan nilai pagu kredit dengan jumlah tertentu. “Cara pengajuan bisa memang bagus tapi memang perlu untuk dipertimbangkan soal kendala tadi,” tambah Iyan.

Sebab, ia berharap agar program Bupati tersebut bisa dilaksanakan dan bisa diterima, dinikmati juga oleh masyarakat yang membutuhkan akses permodalan.(ygi/sep)