Banyak Ruas Jalan di Subang Rusak, Jawara Nata Belum Optimal

BAHAYA: Ruas jalan di Kelurahan Wanareja yang keadaannya semakin rusak. INDRAWAN SETIADI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Masih banyaknya beberapa ruas jalan di Kabupaten Subang yang masih dalam keadaan rusak, membuat beberapa masyarakat Subang merasa tidak puas dengan Jawara Nata. Padahal jelas tertera dalam 9 program Jawara yang digadang-gadang Bupati dan wakilnya Jimat-Akur yang pertama merupakan Jawara Nata. Program Jawara Nata yang mengarah pada perbaikan tata ruang, perumahan dan permukiman, juga infrastruktur dan perhubungan.

Warga Subang, Gilang Saefuloh (31) menilai masih banyaknya beberapa ruas jalan keadaannya masih dalam kondisi rusak. Padahal lokasinya masih di sekitar Kecamatan Subang, yang notabene dekat dengan Kantor Bupati. Hal ini membuktikan program Jawara Nata masih belum optimal diterapkan oleh pasangan Jimat-Akur.

“Lihat saja ruas-ruas jalan di sekitar Subang Kota. Misalnya jalan menuju Kelurahan Wanareja, keadaannya masih rusak parah. Artinya Jawara Nata belum optimal diterapkan oleh Jimat-Akur,” ungkapnya.

Sementara warga yang lain Rohana (42) justru punya pendapat yang lain saat dimintai pendapat oleh Pasundan ekspres. Dia menyebut, kemungkinan Bupati masih memiliki skala prioritas untuk bertahap diselesaikan atau dikerjakan. Misalnya menurut Rohana, Pemkab Subang saat ini sedang menggarap penyelesaian jalan lingkar di Jalancagak dan Serangpanjang-Cipeundeuy.

“Kalau menurut saya ada skala prioritas yang saat ini sedang dikerjakan oleh Pemkab Subang. Mudah-mudahan di tahun berikutnya bisa mulai tergarap beberapa ruas jalan disekitar Subang Kota,” ungkapnya.

Bupati Subang, H. Ruhimat juga mengakui jika beberapa ruas jalan dan infrastruktur di Kabupaten Subang masih dalam keadaan rusak, belum diperbaiki. Hal tersebut dia kemukakan saat mengunjungi Kecamatan Cibogo beberapa waktu lalu. H Ruhimat meminta masyarakat untuk bersabar menunggu beberapa pembangunan. Bupati juga meminta masyarakat agar meningkatkan kewaspadaannya saat melalui ruas jalan yang keadaannya masih rusak.

BACA JUGA:  Haris Muhandar Ketua Karangtaruna Terpilih Pasirkareumbi

“Ada beberapa ruas jalan dan infrastruktur yang mengalami kerusakan, seperti halnya di Jembatan Sungai Cipunagara Compreng, sabar bertahap kita akan perbaiki,” kata H. Ruhimat.

Wabup Pantau Jalan Lingkar Cagak

Pada kesempatan yang lain, Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi sampaikan pula program Jawara Nata, salah satu diantaranya yang saat ini sudah sampai tahap finishing, yaitu Jalan Lingkar Cagak.

Pembangunan jalan sepanjang 2,4 kilometer, tersebut dipastikan Agus berjalan dengan lancar dan cepat selesai. Mulai dari pembukaan lahan, pembersihan lahan, hingga pengerasan. “Saat ini sudah selesai tahap pengerasan, pembuatan jalan lingkar ditahap awal ini mulai dari Desa Jalancagak – Desa Sarireja – Desa Curugrendeng, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang sepanjang 2,4 kilometer,” jelasnya.

Dari pantauannya, dia memastikan juga bagaimana drainase/aliran air bila nantinya terjadi hujan dari sekarang harus diperhatikan, sehingga tidak menimbulkan masalah ke depannya. “Itu kan bagian dari pembangunan. Bertahap kita benahi. Saya juga sudah tinjau langsung Jalan Lingkar. Bagus sesui rencana, tinggal memikirkan aliran air, bila perlu untuk menunjang menahan aliran air mengarah ke daerah yang lebih rendah, terutama ke Pasar Jalancagak,” jelasnya.

Dia juga mengusulkan untuk dibuat danau penampung air yang mampu menahan air dan dapat menjadi taman, bahkan jadi tempat wisata. “Itu akan menjadi penunjang bagi para pelaku usaha, jika nantinya ada masyarakat yang berjualan di Jalur Lingkar Cagak, dengan membuat rest area bagi para pedagang produk-produk khas Subang,” katanya.(idr/vry)