Belum Zona Merah, Kabupaten Subang Tak Harus PSBB

PRESCON: Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid 19 Kabupaten Subang, menegaskan Subang belum masuk zona merah, Rabu (22/4). INDRAWAN SETIADI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Subang, melalui jubirnya dr Nunung Syuhaeri kembali lakukan prescon di Posko Gugus Tugas, Jalan Wangsa Gofarana Subang, Rabu (22/4). Perkembangan terbaru, dr Nunung menjelaskan, sampai Rabu ini belum ada kasus terbaru, termasuk kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Subang. Dia juga menyampaikan jawaban atas banyaknya pertanyaan terkait status zonasi Kabupaten Subang saat ini. Lantaran beberapa hari lalu adanya peningkatan kasus positif Covid 19, dari semula hanya 5 orang menjadi 19 orang.

“Hari ini belum ada kasus terbaru masih sama. Terkait status zonasi, apakah subang sudah zona merah, jawabannya belum, mengapa demikian? Jika kita lihat dari kasus positif itu semua terpapar bukan di subang, semua terpapar di luar subang, kemudian jumlah kematian, tidak juga signifikan. Maka belum bisa meningkatkan status menjadi zona merah,” jelasnya.

Selain itu, dr Nunung juga menjelaskan, lonjakan kasus dari hari ke hari di Kabupaten Subang masih relatif kecil. Setiap harinya tidak selalu ada ditemukan kasus baru, begitupun dengan PSBB. Menurutnya, Subang belum memenuhi kriteria suatu wilayah yang harus melakukan PSBB.

“Itu prosesnya Bupati harus mengajukan surat ke Kemenkes, ada kriteria dan syarat tertentu Subang belum perlu. Kita juga gak mau mengajukan kemudian tidak sesuai kriteria, malah malu kan,” tambahnya.

Selain itu, dr Nunung juga menyampaikan penjelasn tentang Kecamatan Cipeundeuy yang menjadi konsentrasi khusus Gugus Tugas Percepatan Penenaganan Covid-19 di Kabupaten Subang. Mengingat Kecamatan tersebut ditemukan banyak kasus positif korona, sampai saat ini ada 6 orang yang terkonfirmasi positif di sana. Dia menjelaskan, sudah ada treking khusus, untuk menyisir orang-orang yang punya riwayat kontak langsung dengan pasien positif Covid-19 asal Cipeundeuy.
“Kita treking, dan lakukan rapid test langsung. Hasilnya besok atau lusa kita umumkan,” pungkasnya.(idr/vry)